Follow detikFinance
Senin 17 Apr 2017, 13:08 WIB

Percepat Distribusi Lahan, Jokowi Gandeng Ormas Keagamaan

Muhammad Idris - detikFinance
Percepat Distribusi Lahan, Jokowi Gandeng Ormas Keagamaan Foto: Dikhy Sasra
Jakarta - Pemerintah mempercepat reformasi agraria, salah satunya dengan menggandeng ormas keagamaan. Kepala Staf Kepresidenan, Teten Masduki, mengungkapkan selama ini perkembangan implementasi reformasi agraria kurang 10% dari target 10 juta hektar.

Kerja sama dengan organisasi keagamaan yang digandeng seperti NU, Muhammadiyah, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"Salah satu bagiannya ya pesantren atau koperasi-koperasi di bawah pesantren, itu yang juga bisa jadi penerima dari program reformasi agraria dan hutan sosial," ungkap Teten ditemui di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (17/4/2017).

Baca juga: Pemerintah Alihkan Izin Pemanfaatan 21 Juta Hektar Lahan Nganggur

Reformasi agraria yang menyasar kelembagaan agama tersebut dilakukan agar pembagian tanah bisa dilakukan efektif, serta penggunaannya yang bisa membawa dampak bagi cakupan masyarakat yang lebih luas.

"Karena Pak Presiden menghendaki bahwa pemberian tanah baik hutan sosial atau lahan program reformasi agraria tidak hanya sekedar bagi-bagi lahan, karena kalau itu tidak dikelola secara produktif menjadi kekuatan ekonomi produktif baru lepas lagi, dijual dan numpuk lagi di orang kaya," jelas Teten.

"Karena itu kelembagaan pesantren, koperasi, NU, MUI, atau Muhammadiyah penting dilibatkan dalam program reformasi agraria. Tentu saja bukan hanya lembaga keagamaan tapi juga koperasi-koperasi, masyarakat adat, organisasi petani, dan lainnya," tambahnya.

Baca juga: Jokowi Tagih Percepatan Sertifikat Lahan di Sidang Kabinet

Teten berujar, kerja sama dalam pelaksanaan reformasi agraria sendiri saat ini masih dalam tahap penyusunan. Nantinya kerja sama akan dituangkan dalam salah satu poin kesepakatan saat Kongres Ekonomi Umat yang digelar MUI pada 22 April nanti.

"Kita lagi diminta Pak Presiden siapkan kerja sama pengembangan ekonomi bersama MUI. Kerja sama dalam pengembangan ekonomi umat, salah satunya mengenai program reformasi agraria, jadi nanti tanggal 22 itu MUI menyelenggarakan kongres umat yang pertama dan di dalam kongres itu Pak Presiden akan melakukan kerja sama pemberdayaan ekonomi umat," kata Teten. (idr/hns)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed