Kestabilan ini merupakan buah dari kerja keras jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) meningkatkan produksi pangan, sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.
Bahkan harga beras sempat turun pada awal tahun ini saking melimpahnya produksi dan stok di dalam negeri. Pemerintah sampai harus memerintahkan Bulog bekerja keras menjaga harga di tingkat petani.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Demikian diungkapkan Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat ditemui di Kementerian Pertanian, Senin (17/4/2017).
"Sekarang beras sudah tenang, bawang tenang. Januari-Februari kemarin harganya jatuh di petani, kita buat Permentan baru, kita jaga keseimbangan," kata Amran.
Amran menambahkan, pangan harus terjangkau oleh masyarakat, tapi jangan sampai merugikan petani. Pemerintah menjaga harga baik di tingkat produsen maupun konsumen lewat batas bawah dan batas atas. Pedagang juga untung, tapi yang wajar. Semuanya harus seimbang.
"Kita ini menjaga dua-duanya, ada floor price ada ceiling price. Di samping menjaga konsumen, kita juga menjaga produsen, pedagang juga tetap untung," paparnya.
Ia menggarisbawahi, kepentingan petani tak dikesampingkan, tetap diperhatikan. Buktinya saat harga bawang merah di Pasar Temanggung stabil di kisaran Rp 25.000/kg, pemerintah tetap mengecek harga di petani.
Ketika diketahui harga di petani ternyata jatuh, pemerintah melalui Bulog segera turun tangan agar petani tak tugi.
"Waktu saya dan Pak Mendag cek ke Temanggung, harga bawang di pasar Rp 25.000-30.000/kg. Memang itu harga yang wajar, tapi di petaninya tidak wajar, Rp 8.000/kg. Kami langsung minta Bulog untuk membeli dari petani Rp 15.000/kg," tukasnya.
Baca juga: Mentan Pastikan Stok Pangan Puasa dan Lebaran Aman.
Komoditas pangan lain yang biasanya melonjak saat lebaran, yakni daging sapi, juga dijamin aman. Amran mengatakan, Bulog punya stok daging sapi beku sampai 40.000 ton saat ini, siap digelontorkan ke pasar.
"Stok kita ada 40.000 ton. Sekarang sudah 40.000 ton. Ada di Bulog, aman," tegasnya.
Kepada semua pelaku usaha yang terlibat di rantai pasokan pangan, Amran menghimbau agar jangan ada yang mempermainkan harga hingga merugikan petani maupun masyarakat. Semua harus berkomitmen ikut menjaga stabilitas.
"Kami mengimbau mari kita jaga bersama. Para pedagang kami imbau jaga ketenangan kita karena produksi sudah baik," tutupnya. (mca/hns)











































