Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 27 Jul 2017 14:11 WIB

Pasokan Garam Langka, Jokowi Cek ke Menteri

Danu Damarjati - detikFinance
Foto: Jokowi di Hotel Grand Sahid Jaya (Danu Damarjati/detikcom) Foto: Jokowi di Hotel Grand Sahid Jaya (Danu Damarjati/detikcom)
FOKUS BERITA RI Darurat Garam
Jakarta - Terjadi kelangkaan garam di pasaran, harganya jadi melambung tinggi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera mencari solusinya.

"Ya tadi masalah garam memang disampaikan banyak oleh bupati, wali kota, dan gubernur," kata Presiden Jokowi kepada wartawan usai acara Peresmian Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Tahun 2017 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (27/7/2017).

Kesimpulan sampai saat ini, kelangkaan garam dipengaruhi oleh faktor cuaca. Hujan yang seharusnya sudah berlalu ternyata masih saja turun hingga pertengahan tahun ini, sehingga produksi garam menjadi turun.


Jokowi akan memastikan lebih lanjut ke para menteri, apakah hal ini yang menjadi musabab kelangkaan garam.

"Saya nanti akan cek langsung beberapa menteri dan BUMN terkait dengan PT Garam, misalnya. Saya akan lihat masalahnya apa," tutur Jokowi.

Dia juga melihat ada faktor lain yang menyebabkan harga garam mahal, yakni distribusi yang tersendat.


"Kalau memang ada permasalahan pasokan, masalah distribusi, akan kita selesaikan," tandas Jokowi.

Kenaikan harga barang berlipat-lipat ini terjadi di berbagai daerah. Di Jawa tengah, harganya meningkat lebih dari 100 persen. Di Bandung naiknya sampai lima kali lipat, di Yogyakarta harga garam naik tiga kali lipat. (dnu/hns)
FOKUS BERITA RI Darurat Garam
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com