Follow detikFinance
Minggu 24 Sep 2017, 17:16 WIB

Di Depan Jokowi, Mentan Pamer RI Sudah Ekspor Kambing Hingga Babi

Muhammad Idris - detikFinance
Di Depan Jokowi, Mentan Pamer RI Sudah Ekspor Kambing Hingga Babi Foto: Wisma Putra/detikcom
Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, menyebut Indonesia sebenarnya sudah lama ekspor daging yakni ayam, kambing, dan babi ke berbagai negara, namun hal tersebut seolah tenggelam karena impor sapi.

Hal itu diungkapkan Amran di depan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat Jambore Peternak Nasional 2017 di Lapangan Buperta, Cibubur, Jakarta, Minggu (24/9/2017).

"Bapak Presiden saya laporkan nilai ekspor peternakan kita meningkat 22%. Ekspor kambing dan ayam ke beberapa negara, juga termasuk babi yang dipasok ke Singapura," kata Amran.


Menurutnya, persepsi swasembada daging sapi perlu diubah. Lantaran cukup banyak sumber protein hewani lainnya di Indonesia, yang menurutnya sudah swasembada.

"Kita swasembada protein, tapi selalu swasembada daging sapi yang dikatakan. 9 tahun lebih butuh waktu untuk swasembada (sapi), tapi saya yakin bisa lebih cepat," tandas Amran.

Menurutnya, akselerasi swasembada daging sapi dilakukan dengan program Upsus-Siwab atau Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting.

"Ada program Siwab, enggak boleh sapi berkeliaran kalau enggak bunting. Tahun lalu 1,4 juta ekor lahir sapi brahman, nilainya Rp 70 triliun setelah 2 tahun untuk nilai pendapatan peternak," ujar Amran.


Selain Siwab, kementeriannya juga tengah menggenjot produksi daging sapi dengan varietas sapi unggulan dari Brasil yang beratnya berkali-kali lipat dari sapi biasa.

"Diteliti oleh Brasil, kami temukan itu beratnya 1,5-2 ton. Sedangkan sapi kita hanya 400 kg. Kami minta ini sudah lahir yang pertama, tahun depan kami anggarkan Rp 100 miliar beli sperma (sapi) dari Brasil," pungkas Amran. (idr/mkj)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed