Tahap Awal, 70.000 Ton Beras Dipasok dari Vietnam ke RI

Selfie Miftahul Jannah - detikFinance
Senin, 22 Jan 2018 12:43 WIB
Foto: Alfathir Yulianda
Jakarta - Vietnam telah mengonfirmasi kesiapan memasok beras ke Indonesia. Seperti diketahui, pemerintah mengimpor beras dari Thailand dan Vietnam, untuk menambah pasokan beras yang saat ini seret sehingga memicu lonjakan harga.

Direktur Pengadaan Bulog, Andrianto Wahyu Adi, menjelaskan untuk fase pertama pihak Vietnam akan mengangkut 70.000 ton beras khusus ke Indonesia.

"Kemungkinan kalau enggak Thailand ya Vietnam, tapi yang sudah konfirmasi Sabtu lalu itu kapal dari Vietnam Selatan, biasanya setelah konfirmasi, mereka akan siapkan beras di gudangnya kemudian diangkut dari gudangnya mereka ke pelabuhan itu butuh waktu sampai 10 hari," kata dia kepada detikFinance, Senin (22/1/2018).


Andri menjelaskan, proses impor akan berjalan bertahap karena harus melewati berbagai standar. Salah satunya soal keamanan kapal pengangkut dan kondisi barang.

Adapun proses impor beras dari Thailand dan Vietnam biasanya memakan waktu sekitar 17 hari. Mulai dari konfirmasi kapal angkut, pendataan persediaan impor dan gudang beras, angkut barang dari gedung ke pelabuhan menuju kapal, sampai perjalanan laut menuju ke Indonesia.


Artinya, menurut Andri, beras impor tidak akan datang di akhir Januari 2018.

"Enggak mungkin Januari, datangnya awal Februari," kata dia.

Sebagai perbandingan, beras asal India, membutuhkan waktu persiapan lebih lama yaitu sekitar 24 hari. Beras dari India biasanya masuk ke Pulau Sumatera, karena lebih dekat dari negaranya, dibandingkan harus menurunkan beras ke Pulau Jawa.

"India itu bahkan lebih lama prosesnya saja untuk persiapan barang bisa 14 hari," kata dia.

(hns/hns)