Follow detikFinance
Rabu, 07 Feb 2018 17:35 WIB

Gaji PNS Muslim Dipotong untuk Zakat, Menag: Tak Ada Agenda Politik!

Dwi Andayani - detikFinance
Foto: Tim Infografis: Andhika Akbarayansyah Foto: Tim Infografis: Andhika Akbarayansyah
Jakarta - Pemerintah menegaskan yang akan mengelola dana zakat dari gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS/ASN) yang dipotong 2,5% adalah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

Menteri Agama Lukman Hakim membantah pemerintah yang akan mengelola dana ini. Selain itu juga, Lukman menegaskan wacana ini tidak terkait dengan agenda politik apapun.


"Jadi tidak benar bahwa pemerintah ingin menghimpun dana zakat untuk menjelang tahun politik dan seterusnya ini harus diluruskan sama sekali tidak ada urusannya dengan agenda politik praktis. Ini semata mata untuk mengoptimalisasikan potensi yang besar," tutur Lukman saat Konferensi Pers di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (7/2/2018).

Dikatakan Lukman, selain BAZNAS, nanti juga sejumlah amil zakat yang didirikan oleh organisasi masyarakat pun dimungkinkan untuk mengelola dana zakat ini.

[Gambas:Video 20detik]



"Ditambah dengan sejumlah lembaga Amil Zakat karena banyak juga yang didirikan oleh ormas Islam, oleh sejumlah kalangan yang sudah bergerak secara profesional yang tentu mereka akan dilibatkan bagaimana upaya penggunanya," ujar dia.

Lukman mengatakan, wacana ini masih dikaji, apakah nanti payung hukumnya berupa PP atau Perpres.

"Dalam rancangan yang kami siapkan tentu ini terbuka untuk menerima masukan dari berbagai kalangan," jelasnya.

(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed