Follow detikFinance
Rabu, 11 Apr 2018 20:10 WIB

Ini Alasan Umat Mart Mau Dibuat di Pesantren

Selfie Miftahul Jannah - detikFinance
Foto: Tim Infografis: Nadia Permatasari Foto: Tim Infografis: Nadia Permatasari
Jakarta - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia (Aprindo) Roy N Mandey menceritakan awal kebijakan mengenai adanya rancangan konsep retail modern di berbagai Pesantren yaitu Umat Mart. Ide tersebut berawal dari pelatihan kewirausahaan yang dilakukan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di sejumlah pesantren.

Pelatihan ini pun mendapat respons positif dari pemerintah. Bahkan pemerintah ingin program ini tak berakhir hanya sebagai pelatihan namun ini ingin diwujudkan dalam program yang lebih nyata.


Lantas kenapa pesantren dipilih jadi lokasi pembuatan Umat Mart?

"Aprindo dipanggil oleh pak Mendag untuk juga bersama berkontribusi sebagai mentor dan sebagai suporting untuk barang serta memberikan desain dan mentoraining anak-anak santri agar mereka memiliki pengalaman dan juga mememiliki pengetahuan di bidang retail modern," jelas dia kepada detikFinance, Rabu (11/4/2018).


Santri di pondok pesantren nantinya akan diajarkan bagaimana praktik manajemen stok dan sistem dagang di retail moderen, karena semua pegawai dari umat mart nantinya merupakan santri pondok pesantren.

"Jadi dia nggak usah belajar ke mana-mana, selain itu mereka juga bisa mengajarkan ke usaha yang baik dan benar. Bagaimana menjalankan suatu usaha karena sudah ada prektiknya yang mereka dapatkan di sana," papar dia.

Sebagai informasi, untuk tahap awal akan ada 10 toko ritel yang diresmikan langsung oleh Presiden Jokowi pada Mei 2018. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed