Follow detikFinance
Sabtu, 21 Apr 2018 15:44 WIB

Kisah CT dari Bisnis Fotokopi Hingga Jadi Orang Terkaya RI

Mukhlis Dinillah - detikFinance
Foto: Mukhlis Dinillah Foto: Mukhlis Dinillah
Bandung - Pengusaha nasional, Chairul Tanjung memberikan kuliah umum entrepreneurship kepada ratusan mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB). CT sapaan akrabnya berbagi resep untuk menjadi seorang pengusaha sukses.

CT mengaku memiliki sejumlah cara untuk menjadi pengusaha sukses. Syarat pertama untuk memulai sebuah usaha, tentu harus dilakukan dengan niat baik, artinya tujuannya untuk bermanfaat dan membuat orang lain bahagia.


Pendiri CT Corp ini mengatakan dasar untuk memulai usaha yaitu membaca dan menangkap peluang. Hal ini merupakan kunci yang menentukan lahirnya bidang usaha menjanjikan dan memiliki prospek bagus ke depannya.

"Kalau misalnya tidak ada peluang ya ciptakan. Tapi memang prosesnya lebih panjang dibandingkan menangkap peluang yang ada," kata CT saat memberikan kuliah umum di Aula Timur ITB, Jalan Ganesha, Kota Bandung, Sabtu (21/4/2018).

Menurutnya memulai usaha tidak selalu harus menggunakan modal. Sebab, modal utama memulai usaha selain peluang yaitu jaringan.


CT pun bercerita sedikit mengenai awal mulanya melihat peluang usaha tanpa punya modal. Tepatnya tahun 1980an, ia tengah menempuh pendidikan dokter gigi di Universitas Indonesia (UI), suatu saat seorang dosen meminta kepada seluruh mahasiswa di angkatannya yang berjumlah 100 orang untuk mencetak buku praktikum.

"Kan banyak tuh tempat fotokopian. Saya tanya satu buku praktikum itu harganya Rp 500," tutur dia.

Ia lalu teringat memiliki seorang teman saat dibangku SMP memiliki usaha percetakan. Ia bertanya kepada temannya berapa harga cetak buku di tempat usahanya. Ternyata jauh lebih murah dari tempat percetakan di depan kampus.

"Teman saya bilang hanya Rp 150 saja. Saya langsung kepikiran (peluang bisnis). Saya tawarkan teman-teman angkatan saya untuk mencetak buku kurikulum seharga Rp 300. Tentu mereka mau. Itu pertama saya mendapat uang dari peluang," tutur dia.

"Artinya modal utama usaha itu tidak melulu uang, tapi networking. Bisa saudara, teman konsumen dan bahkan sekarang sosial media," menambahkan.

Merintis sebuah usaha tentu butuh perjuangan. Kegagalan merupakan sesuatu yang lumrah dan harus kembali bangkit menghindarinya.

"Artinya jadikan kegagalan itu sebagai sahabat baik. Kerja keras, pantang menyerah, detail, tidak kompromi pada hasil akhir, disiplin menjadi faktor-faktor penting," ucap dia.


Dia mengatakan intuisi merupakan sesuatu yang rasional dan harus dipertimbangkan terutama dalam mengambil keputusan penting. Sebab, intuisi akumulasi pengetahuan dan pengalaman.

"Jadi mengikuti intuisi itu sangat harus dipertimbangkan apalagi dalam mengambil keputusan nantinya," ungkap dia.

Dia menuturkan menjadi seorang pengusaha itu menang dan untung. Pasalnya, sambung dia, seorang pengusaha bisa melihat sesuatu yang tidak dilihat oleh orang lain.

"Saya sering sampaikan jadi pengusaha itu membeli masa depan dengan harga sekarang. Artinya jadi pengusaha itu menang dan untung," kata CT.

Kekayaan CT kini mencapai US$ 3,6 miliar atau Rp 48,6 triliun seperti dikutip dari Forbes.

CT Bagi Pengalamannya dari Fotokopi Hingga Jadi Orang Terkaya RIFoto: Mukhlis Dinillah
(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed