Bayar Kereta Bandara Sekarang Bisa Berlangganan

Akfa Nasrulhaq - detikFinance
Jumat, 08 Jun 2018 05:32 WIB
Foto: Danu Damarjati/detikcom
Jakarta - PT Railink, anak perusahaan dua BUMN PT Kereta Api Indonesia dan PT Angkasa Pura II, terus berupaya meningkatkan pelayanan bagi penumpang Kereta Bandara Soekarno-Hatta. Salah satunya lewat kemudahan pembelian tiket lewat Perfec Rider (Personal Frequent Rider).

Program Perfeq Rider merupakan kerja sama PT Railink dengan mitra perbankan untuk memfasilitasi masyarakat penumpang yang sering bepergian menggunakan KA Bandara. Mitra perbankan tersebut adalah Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Central Asia (BCA), Bank DKI, Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, dan Bank Tabungan Negara (BTN).

"Hari ini kita launching satu program, yang tujuannya lebih ke arah untuk apresiasi pada pelanggan yang sifatnya personal frequent, dalam 1 bulan bahkan ada yang lebih dari 8 (perjalanan), Ini kita menggandeng perbankan yang memiliki kartu debit (uang elektronik), hari ini kita ada 6 bank yang sudah melakukan kerjasama," ujar Direktur Utama PT Railing, Heru Kuswanto di Stasiun BNI City, Sudirman, Jakarta Pusat, pada Kamis (7/6/2018).


Penggunaan kartu perfec rider seperti halnya penggunaan kartu uang elektronik pada umumnya, namun bedanya kartu perfec rider digunakan hanya untuk KA Bandara dengan kuota perjalanan yang telah dipilih sebelumnya.

Penumpang dapat membeli Kartu Perfeq Rider (Prepaid/Kartu Prabayar Tap Cash, Flazz & JAK Card) di Loket Customer Service atau Informasi, kemudian untuk pengisian kuota frekuensi perjalanan dapat melalui vending machine di seluruh area stasiun KA Bandara.

Selain itu, kartu perfec rider tidak hanya dapat dibeli dari PT Ralink, namun dengan menggunakan kartu e money dari bank yang sudah beredar, juga dapat digunakan.

Adapun paket-paket perfec rider di antaranya, Paket Rider 1, dengan kuota 8-12 perjalanan seharga Rp 50 ribu/perjalanan. Kedua Paket Rider 2, dengan kuota 13-19 perjalanan seharga Rp 45 ribu.


Dan yang terakhir Paket Rider 3, dengan kuota lebih dari 19 perjalanan, seharga Rp 35 ribu/perjalanan. Dengan ketentuan paket tersebut hanya berlaku untuk satu bulan, jika sudah masuk masa satu bulan, maka pengguna harus mengisi kembali kuota berikutnya. (idr/idr)