Follow detikFinance
Rabu, 04 Jul 2018 17:13 WIB

Buwas Minta Pemda Tidak Alih Fungsi Lahan Pertanian

Imam Suripto - detikFinance
Dirut Bulog Budi Waseso/Foto: Agung Pambudhy Dirut Bulog Budi Waseso/Foto: Agung Pambudhy
Brebes - Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso meminta agar pemerintah daerah tidak alih fungsi lahan pertanian dengan alasan apapun. Ini demi menciptakan ketahanan pangan agar tidak tergantung dengan produk impor.

Hal tersebut dikemukakan Budi Waseso saat meresmikan gudang controlled atmospher storage (CAS) di Desa Klampok, Kecamatan Wanasari, Brebes, Jawa Tengah, Rabu (4/7/2018) siang. Dia mengatakan saat ini Indonesia masih tergantung impor untuk urusan pangan, contohnya beras dan buah-buahan.

"Belakangan ini kita sudah ketergantungan dengan yang namanya impor. Kita sudah dijajah secara ekonomi oleh asing. Bahkan tenaga kerja juga dari luar negeri," kata pria yang akrab disapa Buwas ini.


Kondisi ini, kata Buwas, akan membahayakan stabilitas nasional. Perlu adanya kedaulatan pangan agar Indonesia bisa terlepas dari ketergantungan impor.

Salah satu upaya yang harus dijalankan adalah meningkatkan produktivitas pertanian dengan menambah lahan untuk ditanami tanaman pangan di tiap-tiap daerah. Untuk meningkatkan jumlah lahan pertanian ini, Buwas meminta pemerintah daerah (pemda) tidak alih fungsi lahan pertanian dengan alasan apapun.


"Saya minta tidak ada lahan pertanian yang dialihfungsikan dengan alasan apapun. Ini demi meningkatkan produksi pertanian agar tercipta kedaulatan pangan," tandasnya.

Menurutnya, kondisi lahan pertanian di Indonesia makin sempit. Tanah sawah setiap tahun berkurang karena sudah beralih fungsi menjadi kawasan perumahan dan industri.

Menanggapi pernyataan Buwas ini, Bupati Brebes, Idza Priyanti menjelaskan, dalam melakukan inovasi investasi industri sesuai dengan aturan perundangan. Sebagai contoh, sesuai keputusan dari pemerintah pusat bahwa lahan basah sebanyak 60 ribu hektare (ha) dan masih ada cadangan 2 ribu ha.


"Di luar yang 60 ribu ha itu sudah di luar ketentuan dari pemerintah pusat. Jadi lahan basah yang kami jaga itu 60 ribu ha," tandas Bupati.

Untuk mengembangkan industri di Brebes ini, kata Bupati, sudah menentukan lahan lahan non produktif atau kering yang akan dibangun industri.

Seperti diketahui, saat ini Pemkab Brebes sedang mengembangkan industri dengan menyiapkan lahan lahan dalam jumlah besar untuk dibangun pabrik. Program ini untuk menyediakan lapangan pekerjaan bagi warga. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed