Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 16 Jul 2018 21:33 WIB

Mendag Sebut Piala Dunia hingga Pilkada Bikin Harga Telur Naik

Selfie Miftahul Jannah - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Selain ada masalah pada sisi produksi alias penyediaan, kenaikan harga telur ternyata juga dipicu oleh naiknya konsumsi telur yang mendorong naiknya permintaan terhadap konsumsi barang pangan tersebut.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, peningkatan konsumsi tersebut dipicu adanya sejumlah momentum seperti hari raya, masa libur yang panjang hingga perhelatan pesta sepak sepak bola Piala Dunia.

"Jadi alasannya macam-macam demand meningkat tajam. Baik dari sisi liburan, hingga sepak bola," sebut dia usai menggelar rapat membahas harga telur dengan para pengusaha dan peternak telur di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (16/7/2018).


Ia melanjutkan, perhelatan Piala Dunia yang di Indonesia ditayangkan pada malam hari, mendorong meningkatnya konsumsi telur terutama untuk campuran sejumlah panganan jadi seperti nasi goreng.

"Karena dari tengah malam nasgor pakai telur. Internet Indomie telur dan kornet juga pakai telor. Syaa inget wkt mahasiswa ada fresh telur kita bikin nasgor," sebutnya.


Momentum lain yang disebutnya juga menjadi penyebab naiknya harga telur adalah momentum pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak beberapa waktu lalu. Demikian informasi yang diterimanya dari hasil rapat dengan pengusaha dan peternak.

"Tapi yg saya gak habis pikir itu pilkada juga dijadikan alasan. Jadi diharapkan kondisi normal dan berjalan baik," tandas dia. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed