Follow detikFinance
Senin, 03 Sep 2018 14:31 WIB

1,5 Juta Wisatawan Asing Kunjungi RI Sepanjang Juli 2018

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Pemerintah tengah mengejar target wisatawan 17 juta wisman 2017. Target itu akan naik menjadi 20 juta wisman pada 2019. Foto: Ari Saputra Pemerintah tengah mengejar target wisatawan 17 juta wisman 2017. Target itu akan naik menjadi 20 juta wisman pada 2019. Foto: Ari Saputra
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Juli 2018 sebanyak 1,54 juta orang. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, angka ini naik 12,10% dari 1,37 juta di Juli 2017.

Kemudian, jika dibandingkan dengan Juni 2018, jumlah kunjungan mengalami kenaikan 16,57%.

"Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada Juli 2018 sebanyak 1,54 juta orang. Pergerakan ini mengikuti tren sebelumnya di 2016 dan 2017," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (3/9/2018).



Tren yang dimaksud adalah liburan musim panas yang berlangsung di Amerika dan juga negara-negara Eropa.

"Kenaikan jumlah wisman ini dikarenakan penduduk di belahan Amerika dan Eropa sedang summer holiday," kata Suhariyanto.

Jumlah kunjungan wisman pada Juli 2018 sebanyak 1,54 juta orang jika dirinci melalui angkutan udara sebanyak 1,06 juta kunjungan, melalui pintu masuk laut 252,37 ribu kunjungan, dan pintu masuk darat sebanyak 221,39 ribu kunjungan.

Jumlah kunjungan wisman yang masuk ke Indonesia melalui transportasi udara pada Juli 2018 meningkat 6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kenaikan kunjungan wisman terjadi di sebagian bandara, antara lain Bandara Sam Ratulangi mencapai 62,01%, Bandara Sultan Iskandar Muda 43,54%, dan Bandara Minangkabau 22,66%. Sedangkan kenaikan terendah terjadi di Bandara Kualanamu 5,03%.

"Di Sam Ratulangi meningkat karena adanya penerbangan chartered dari Manado ke beberapa kota di China," ujar Suhariyanto.

Dari jumlah kunjungan wisman 1,54 juta pada Juli 2018, paling banyak berasal dari Asia selain Asia Tenggara sebanyak 570,5 ribu kunjungan atau 37,13% diikuti wilayah Asia Tenggara 444,9 ribu atau 28,96%, dan Eropa 248,5 ribu kunjungan atau 16,17%.



Dilihat dari kebangsaan, kunjungan wisman yang datang ke Indonesia paling banyak berasal dari China sebanyak 224,5 ribu kunjungan atau 14,61%, Malaysia 200,9 ribu kunjungan atau 13,07%, Timor Leste sebanyak 163,3 ribu kunjungan atau 10,63%.

Kemudian disusul oleh Singapura sebanyak 134,5 ribu kunjungan dan Australia sebanyak 128,5 ribu kunjungan atau 8,36%.

BPS juga mencatat secara kumulatif jumlah kunjungan wisman dari Januari-Juli 2018 sebanyak 9,06 juta kunjungan atau naik 12,92% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 8,03 juta.

Tingkat Hunian Kamar

BPS juga mencatat Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel pada Juli 2018 mencapai rata-rata 59,30% atau naik 1,78 poin dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 57,52%.



Jika dibandingkan TPK Juni 2018, TPK pada Juli 2018 mengalami kenaikan sebesar 7,26 poin.

Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia di hotel berbintang selama Juli 2018 sebesar 1,73 hari atau turun 0,16 poin jika dibandingkan Juli 2017.



Saksikan juga video 'Wisatawan Serbu Ancol di Awal Libur Panjang':

[Gambas:Video 20detik]

1,5 Juta Wisatawan Asing Kunjungi RI Sepanjang Juli 2018


(ara/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed