Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 03 Okt 2018 17:32 WIB

Omzet Pedagang Laptop Turun 10% Gara-gara Dolar AS Menguat

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Ilustrasi Laptop/Foto: Puti Aini Yasmin Ilustrasi Laptop/Foto: Puti Aini Yasmin
Jakarta - Pedagang laptop mengaku penjualannya sepi sejak penguatan dolar Amerika Serikat (AS) yang menyentuh hingga Rp 15.000. Bahkan, ia mencatat adanya penurunan omzet hingga 10%.

Salah satu pedagang di Mangga Dua Mall, Desi mengatakan penjualan laptop di tokonya mengalami penurunan sejak dua minggu lalu.

"Kayanya dari awal ini ada penurunan omzet 5-10% soalnya sepi kan dari dua minggu belakangan ini," jelasnya kepada detikFinance, Rabu (3/10/2018).


Lebih lanjut, ia mengungkapkan penurunan penjualan tersebut berkaitan dengan meningkatnya harga laptop. Di mana kenaikan mencapai Rp 150.000 per unitnya karena penguatan dolar AS.

"Naik rata-rata Rp 100.000 sampai Rp 150.000 ini jadi sepi juga kan," jelas dia.

Namun, ia berharap agar pelemahan rupiah tidak lagi berlanjut. Sebab dikhawatirkan akan terus mendorong naiknya harga penjualan laptop.

(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed