Hal itu diungkapkannya pada saat mewisuda 5.523 mahasiswa/mahasiswi PKN STAN di ICE BSD, Banten, Kamis (18/10/2018).
Pesan untuk tidak menggadaikan integritas pun dilontarkan Sri Mulyani mengingat para lulusan STAN ini sudah pasti mendapat kursi pegawai negeri sipil (PNS) di beberapa kementerian/lembaga (K/L).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini juga meminta kepada seluruh lulusan STAN agar bekerja dengan profesional, meskipun ditempatkan jauh dari keluarga. Pasalnya, tugas yang diberikan adalah amanat dari negara.
"Jalankan tugas itu dengan penuh kebanggaan, dengan profesionalisme yang tinggi, dan integritas yang tidak diperjualbelikan, yang tidak boleh dikompromikan," tagas Sri Mulyani.
Baca juga: Sri Mulyani Mewisuda 5.523 Lulusan STAN |
Lebih lanjut Sri Mulyani mengatakan, awal karier sebagai birokrat pemerintah pun bisa manfaatkan dan dimaksimalkan sebagai modal menjadikan Indonesia yang adil, aman, dan sejahtera.
"Jadikan hadiah dan privilege ini sebagai suatu motivator untuk berkarya bagi bangsa dan negara. Jangan khianati Republik Indonesia (RI), cintai selalu negara kita sendiri, berikan yang terbaik. Karena Indonesia sebagai suatu negara kita masih miliki pekerjaan rumah," ungkap dia.
Tonton juga 'Sri Mulyani Dorong Perempuan Jadi Penggerak Perekonomian':
(hek/ara)











































