Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 31 Okt 2018 14:56 WIB

Aturan Taksi Online Tak 100% Diserahkan ke Daerah

Selfie Miftahul Jannah - detikFinance
Foto: Ilustrasi fokus (bukan buat insert) MA Cabut Aturan Taksi Online (Fuad Hasim/detikcom) Foto: Ilustrasi fokus (bukan buat insert) MA Cabut Aturan Taksi Online (Fuad Hasim/detikcom)
Jakarta - Peraturan mengenai standar operasional taxi online sudah diserahkan dari Kementerian Perhubungan pada perintah daerah. Meski begitu ada beberapa peraturan yang masih dikelola oleh pemerintah, seperti tarif batas atas dan batas bawah sampai kuota di beberapa daerah operasional yang berkaitan dengan dua provinsi.

Ia menjelaskan, jika transportasi online tersebut memberikan pelayanan ke dua provinsi contohnya Jabodetabek tarifnya dan kuotanya akan diatur oleh pusat.

"Kalau ada antara dua provinsi nanti pusat yang atur. Seperti Jabodetabek kemudian Yogyakarta, Magelang, Purworejo, Klaten kan ada di wilayah yang provinsinya berdekatan itu juga diatur pusat," jelas dia di Kementerian Perhubungan, Rabu (31/10/2018).


Kemudian mengenai peraturan plat nomor akan diserahkan ke kepolisian.

"Penandaan plat nomor itu nggak diatur pusat. Itu domain kepolisian itu polisi sudah siap," kata dia.


Sementara itu ia menjelaskan mengenai progras PM 108. Saat ini pihaknya sudah melakukan finalisasi mengenai peraturan baru yang akan menyempurnakan PM 108, saat ini tengah dikaji mengenai delapan pasal untuk diserahkan ke Mahkamah Agung.

"Karena putusan MA ada alokasi 3 bulan untuk membuat PM108. hari ini kemarin sudah finalisasi melalui pembahasan diskusi dengan 7 orang perwakilan dari ojek online dan provider setelah rapat kemarin sudah sampai banyak kemajuannya. Sekarang tinggal bahas 8 pasal lagi. Termausk standar pelayanan mininal, mulai dari pakaian harus rapi dan lainnya," jelas dia.



Tonton juga 'Soal Go-Jek Cs, Ini Sikap Kementerian Perhubungan':

[Gambas:Video 20detik]

(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com