Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 21 Des 2018 13:53 WIB

Pejabat Waskita Diduga Terlibat Korupsi, Kementerian BUMN: Pasti Dipecat

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Foto: Mindra Purnomo/detikcom Foto: Mindra Purnomo/detikcom
Ambon - Dua pejabat PT Waskita Karya (Persero) dijerat KPK sebagai tersangka. Keduanya diduga terlibat dalam dugaan perkara korupsi terkait proyek infrastruktur.

Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN Hambra menyatakan siap menindak tegas pegawai BUMN yang tersangkut kasus tindak pidana korupsi tersebut. Setiap jajaran BUMN yang tersangkut tindak pidana korupsi akan dipecat.

"Kalau umpanya ada yang seperti itu (tersangkut kasus), kami bisanya BUMN, dia jabatannya pasti diberhentikan. Tapi kalau itu ditangani pihak kepolisian kita akan support penuh, enggak akan menghalang-halangi," kata Hambra ditemui di Ambon, Maluku, Jumat (21/12/2018).


Hambra mengatakan, langkah ini dilakukan untuk bisa menjaga kinerja BUMN tetap berjalan dengan baik.

"Kalau sudah sampai begitu kami langsung copot, siapapun yang tersangka kami langsung bebas tugaskan, karena kami enggak mau mengganggu kinerja. Karena orang biasanya kalau ada berstatus begitu, maka di kantor itu pasti dia akan terganggu, itu yang akan kami jaga," ujarnya.


Menurutnya, pemberantasan korupsi yang menyeret BUMN karya kali ini harus dibersihkan agar bisa membuat perusahaan menjadi lebih sehat dan lebih baik lagi.

"Tentunya semua orang tidak ada yang setuju dengan korupsi, kan gitu ya. Bahwa ada oknum-oknum melakukan hal yang sama, ya itu tugas kita bersama untuk membersihkan. Agar BUMN ke depan bisa jauh lebih baik lagi," ujarnya.




Tonton juga 'KPK Kembalikan Rp 500 Miliar ke Negara, Sitaan Korupsi':

[Gambas:Video 20detik]


(fdl/das)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed