Tanpa Promosi Tarif, Pengemudi dan Penumpang Untung

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 27 Des 2018 15:46 WIB
Foto: Tim Infografis, Andhika Akbarayansyah
Jakarta - Aturan taksi online terbaru baru saja diteken Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Aturan baru ini merupakan revisi dari aturan taksi online pada tahun 2017 yang dibatalkan Mahkamah Agung (MA).

Beberapa aturan yang dibatalkan oleh MA kini telah dihapus. Namun, aturan mengenai batas tarif masih terus dipertahankan. Operator juga dilarang memberikan tarif promo hingga di bawah batasan tarif terendah yang ditetapkan pemerintah.

Ketua Umum Aliansi Driver Online (ADO), Christiansen FW mengatakan, dengan adanya pelarangan tarif promo tersebut bukan hanya driver atau pengemudi saja yang diuntungkan. Namun, penumpang pun ikut mendapatkan keuntungan karena naiknya pelayanan.

"Jadi hal ini bisa jadi feedback buat penumpang. Kalau pemasukan dan keuntungan driver jelas, maka mereka bisa memberikan pelayanan yang prima untuk penumpang juga," kata Christiansen yang dihubungi detikFinance, Kamis (27/12/2018).


Christiansen bercerita, saat taksi online drivernya belum banyak dan tarifnya masih bagus untuk driver, banyak driver taksi online yang memberikan layanan prima di dalam mobilnya. Dia mencontohkan ada yang sampai menyediakan permen, bahkan akses WiFi.

"Dulu waktu awal-awal ada taksi online, waktu tarif masih bagus dan driver masih sedikit, banyak temen kita yang berikan layanan bagus dalam mobilnya. Ada yang menyediakan permen, minum, sampai WiFi juga ada," ungkapnya.

Namun, kini menurut Christiansen justru yang lebih banyak terdengar adalah protes dari konsumen. Hal ini dikarenakan tarif yang kurang bersahabat dengan driver.

"Kalau sekarang yang sering kedengeran ya cuma protes, mobilnya bau lah apa lah. Ini kalau gak ada batas tarif, bisa makin parah," kata Christiansen.


Christiansen menyimpulkan dengan diaturnya batas tarif, maka dapat memberikan keuntungan dan pemasukan yang jelas bagi driver. Mereka pun dapat memberikan pelayanan yang lebih baik.

"Iya ini sejalan ya, harga sama pelayanan. Jadi kalau tarif bersahabat, kita bisa kasih pelayanan yang bagus," ungkapnya. (dna/dna)