Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 12 Jan 2019 08:20 WIB

Kerja di Kantor Pusat OPPO Bisa Dapat Fasilitas Outdoor, Lho!

Robi Setiawan - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Shutterstock Ilustrasi/Foto: Shutterstock
Jakarta - Sumber daya manusia (SDM) memegang peranan penting dalam memajukan perusahaan. Untuk itu, penting adanya upaya peningkatan kualitas SDM dengan pengembangan kemampuan ataupun penyediaan fasilitas.

Sebuah perusahaan smartphone asal Negeri Tirai Bambu, OPPO, misalnya. Perusahaan yang berkantor pusat di Dongguan, Guangdong, China dengan luas 200 ribu meter persegi ini memiliki 10 ribu karyawan.

"Di China (jumlah karyawan) 10 ribu. Global (mungkin) lebih dari 10 juta lebih. Indonesia saja 27 ribu, kan banyak 30 negara," kata PR Manager OPPO Indonesia Aryo Meidianto mengawali pembicaraannya.


Ia menjelaskan kalau kantor tersebut terbagi untuk area produksi (7 ribu meter persegi), area parkir (2.426 meter persegi), area hijau/taman (50.104 meter persegi), dan gedung Public Affair (4.500 meter persegi) yang terdiri dari departemen HRD, finance, IT, logistik, dan peralatan.

Di sejumlah lokasi ada pula area hiburan outdoor seperti lapangan sepakbola, lapangan bulutangkis, lapangan tenis, dan sejumlah meja biliar. Selain itu, buat pekerja yang tinggal di sini dan memiliki anak-anak, ada pula area bermain.

Selain area kerja, ada pula area hunian yang dapat menampung 7 ribu karyawannya.

Beberapa fasilitas yang disediakan OPPO bagi karyawan agar mereka terus berinovasi dan berkreasi. Terlebih, beberapa target pasar OPPO memerlukan teknik pemasaran yang berbeda.

"Konsumen Indonesia unik, susah dibaca, susah tahunya maunya apa, makannya kemarin agak susah mau bikin handphone seperti apa," ujarnya.


Dalam hal inovasi, Aryo mengungkapkan beragam upaya dilakukan OPPO, termasuk lewat adanya Research and Development (R&D).

"Kebiasaan OPPO itu sebenarnya punya banyak inovasi cuman belum dikeluarin aja, karena merasa kaya ini belum siap atau belum ada pabrikan yang buat, atau belum ada yang memikirkan itu," ungkapnya.

Baru-baru ini OPPO juga menggelontorkan dana hingga RMB 10 juta, atau sekitar Rp 20,7 triliun (kurs 2.076) untuk keperluan riset.

"Makannya habis dari situ keluar banyak. Kemarin di China misalnya membicarakan Voice Assistant namanya Breeno. Terus mulai ngomongin 5G. Itu gara-gara dana R&D itu," katanya. (prf/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed