Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 18 Jan 2019 10:10 WIB

Penjualan Lesu, Nissan Mau Pangkas 700 Karyawan

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Foto: Dadan Kuswaraharja Foto: Dadan Kuswaraharja
Jakarta - Nissan Motor Co Ltd berencana memangkas 700 karyawan kontraknya di pabrik Mississippi. Rencana tersebut menyusul melambatnya penjualan van dan truk pikap.

Perusahaan ini memiliki sekitar 6.500 karyawan tetap dan kontrak di Canton, Mississippi.

Langkah ini berdekatan dari ditangkapnya Chairman Nissan kala itu Carlos Ghosn November lalu. Akan tetapi, pemangkasan karyawan kontrak tersebut dibantah terkait pemecatan Ghosn.


Produsen mobil tersebut juga mengatakan bahwa akan memangkas produksi mobil van menjadi satu shift dan Frontier serta Titan menjadi dua shift dari sebelumnya tiga shift.

Brockman mengatakan bahwa sementara karyawan Nissan yang terkena dampak langsung pada shift tersebut akan dipindahkan ke area lain di pabrik dan beberapa karyawan tetap tidak ditugaskan.

"Nissan menyesuaikan kapasitas produksi di fasilitas manufaktur Canton untuk menyesuaikan permintaan pasar dan mempertahankan tingkat persediaan yang sehat," kata Juru Bicara Brian Brockman dikutip dari Reuters, Jumat (18/1/2019).

Nissan bulan lalu mengumumkan rencana untuk melakukan PHK sekitar 1.000 pekerja di dua pabrik di Meksiko.




Saksikan juga video 'Tilep Duit Perusahaan, Bos Nissan Ditangkap':

[Gambas:Video 20detik]


Penjualan Lesu, Nissan Mau Pangkas 700 Karyawan



(ara/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com