Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 01 Feb 2019 19:36 WIB

Soal Motor Masuk Tol, Jasa Marga Tunggu Keputusan Pemerintah

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Foto: Ari Saputra Foto: Ari Saputra
Jakarta - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengusulkan ke pemerintah untuk menyediakan jalur khusus sepeda motor di jalan tol. Hal tersebut demi kesetaraan hak untuk semua kendaraan terhadap jalan yang sudah dibangun.

Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani menyerahkan wacana tersebut kepada pemerintah. Dia bilang, jika jalan tol menyediakan jalur khusus untuk sepeda motor maka badan usaha memerlukan investasi tambahan untuk itu. Dengan demikian, dampak ke bisnis badan usaha perlu dilihat lebih lanjut kelayakannya.

"Itu dari pemerintah deh. Kalau dari segi kami tentunya kan ada investasi baru. Bagaimana dampaknya kalau ada investasi baru, bagaimana dampaknya, perubahan PPJT dan seterusnya. Kalau ada investasi baru tapi nggak ada kelayakan bisnisnya kan nggak bisa kita," ujar Desi.


Wacana ini sendiri masih dalam kajian oleh pemerintah. Kementerian Perhubungan mengatakan konstruksi jalan tol untuk motor memang mesti dibuat ruas baru.

"Kalau satu lajur kan nggak bisa. Perlu khusus. Kalau motor satu jalur ada mobil mau nyalip kan menghambat lagi," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiadi beberapa waktu lalu.

Selain itu, struktur jalan tol juga berbeda. Pasalnya, bila motor bisa masuk ke jalan tol diperlukan ruang atau lajur yang berbeda. Sedangkan, jalan tol yang telah dibangun tak bisa ditambahkan lajur baru.

(eds/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed