Ikut Bisnis MLM, Bisa Dapat Untung Berapa Banyak Sih?

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Sabtu, 02 Mar 2019 16:27 WIB
Ilustrasi/Foto: Muhammad Ridho
Jakarta - Bisnis multi-level marketing (MLM) baru-baru ini disinggung dalam Munas Alim Ulama Nahdlatul Ulama (NU). Bisnis MLM direkomendasikan haram dalam Munas tersebut.

Dewan Komisoner Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI) Djoko Komara mengatakan bahwa yang direkomendasikan haram adalah money game yang menggunakan sistem MLM. Djoko juga mengatakan setiap anggota MLM memiliki potensi keuntungan yang berbeda. Sebab, sistem perhitungan dilihat berdasarkan penjualan.

"Penjualan setiap orang kan beda. Jadi setiap perusahaan menetapkan keuntungan yang berbeda tiap penjualannya," kata dia kepada detikFinance, Sabtu (2/3/2019).


Lebih lanjut, ia menjelaskan keuntungan eceran yang dipatok beragam oleh setiap perusahaan. Angkanya berkisar 20% hingga 30%.

"Keuntungan eceran, macam-macam kan beda setiap kebijakan, ada 20%, 30%. Jadi misalnya, kita dikasi barang Rp 100.000 jadi kita dikasi jual Rp 125.000 itu dipatok Rp 25.000 keuntungannya," paparnya.


Selain itu, ada pula keuntungan perusahaan yang bisa dibagikan juga kepada anggota jaringan. Keuntungan paling besar dibagikan sebesar 40% dari pendapatan perusahaan.

"Bisa juga dapat keuntungan perusahaan. Itu diatur pemerintah maksimum 40% dari omzet. Jadi kalau omzet Rp 1 juta, ya 40%-nya kan Rp 400.000 itu dibagikan ke seluruh anggota ya," terang dia.

Sementara itu, bisnis MLM sendiri merupakan penjualan barang menggunakan sistem jaringan anggota. Saat ini di Indonesia telah ada 90 perusahaan yang bergelut di bisnis MLM dan bergerak di sektor fesyen hingga kecantikan. (ara/ara)