ADVERTISEMENT
Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 13 Mar 2019 18:03 WIB

2 Kontraktor Asing Gagal Garap Proyek Tol Semarang-Demak

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Istimewa/Kementerian PUPR Ilustrasi/Foto: Istimewa/Kementerian PUPR
Jakarta - Proyek pembangunan jalan tol Semarang-Demak masuk proses tender. Proyek tol sepanjang 27 kilometer (km) tersebut dikerjakan oleh konsorsium kontraktor lokal.

Artinya dua konsorsium kontraktor asing, yakni Konsorsium China Harbour Indonesia dan Konsorsium Sinohydro Corporation Limited tak lolos dalam proses lelang pengerjaan tol tersebut.

"Ada 2 (kandidat kontraktor Tol Semarang-Demak), kecuali asing," kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian PUPR, Danang Parikesit saat ditemui di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Danang mengatakan saat ini, menurut dia, terdapat dua kontraktor lokal yang masih dipertimbangkan untuk menggarap tol sekaligus tanggul laut itu, yakni Konsorsium Jasa Marga dan Konsorsium PT Pembangunan Perumahan (PTPP).

"Tunggu panitia lelang (untuk pengumumannya). Sekarang masih pembahasan teknis panitia lelang," imbuhnya.



Sebelumnya, Danang mengatakan ada 4 konsorsium yang telah lulus dalam proses pra kualifikasi. Mereka pun diundang untuk memasukkan penawaran tender.

Keempat konsorsium itu diantaranya PT Jasa Marga (Persero), PT Waskita Toll Road, PT Adhi Karya (Persero) dan PT Brantas Abipraya (Persero). Lalu ada konsorsium PT Pembangunan Perumahan (Persero), PT Wijaya Karya (Persero) dan PT Misi Mulia Metrical.

Kemudian ada dua konsorsium asing yakni PT China Harbour Indonesia dan Sinohydro Corporation Limited.

Danang mengatakan, proyek tol dengan nilai investasi Rp 15,3 triliun terbilang cukup menarik. Sebab konstruksinya akan juga berfungsi sebagai tanggul laut di pantai utara Kota Semarang, mulai dari wilayah Kaligawe hingga Kali Sayung di Kabupaten Demak.

Pembangunan jalan tol Semarang-Demak ditargetkan akan berlangsung selama dua tahun. Pembangunan dimulai pada 2019 dan ditargetkan beroperasi keseluruhannya pada tahun 2021.

Jalan Tol Semarang-Demak sepanjang 27 km dibangun untuk meningkatkan aksesibilitas dan kapasitas jaringan jalan dalam melayani kawasan utara Jawa. Seperti diketahui kondisi lalu lintas kawasan utara Jawa kepadatannya cukup tinggi.

(fdl/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com