Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 19 Mar 2019 13:05 WIB

Soal Tarif Ojol, Menhub: Minggu Ini Kita Selesaikan

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Guruh Nuary/detikcom Foto: Guruh Nuary/detikcom
FOKUS BERITA Tarif Baru Ojek Online
Jakarta - Perhitungan sementara tarif ojek online (ojol) yang sekitar Rp 2.400 per kilometer (km) dianggap berada pada posisi tengah antara usulan para driver dan harga pokok yang diusulkan oleh aplikator.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, tarif sementara Rp 2.400 per km tengah didiskusikan antara aplikator, driver, dan pemerintah untuk segera difinalkan.

"Jadi yang dia dapat (perhitungan tarif) Rp 2.400. Kalau kami di antara operator, aplikasi itu kira-kira Rp 2.400. Jadi ini lagi dibicarakan," kata Budi Karya di Komplek Istana, Jakarta, Selasa (19/3/2019).

Tarif usulan driver ojol adalah sebesar Rp 3.000 per km. Sedangkan pembentukan harga pokok yang menghitungkan biaya penyusutan, bahan bakar, dan lain sebagainya sebesar Rp 1.600 per km.


Menurut Budi, angka tarif Rp 2.400 per km berada di tengah-tengah dengan mempertimbangkan daya beli para konsumen ojek online juga.

"Kita milih yang tengah, karena Rp 3.000 hampir 2 kali lipat. Kalau naik hampir 2 kali lipat, takutnya penumpangnya (keberatan)," ujar dia.

Mengenai target waktu penyelesaian, Mantan Dirut Angkasa Pura II ini mengaku akan menyelesaikannya pada pekan ini.

"Dalam minggu ini kita akan selesaikan," ungkapnya.

(hek/fdl)
FOKUS BERITA Tarif Baru Ojek Online
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed