Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 19 Mar 2019 13:44 WIB

Bocoran Tarif Ojol yang Mau Dibahas Sore Ini

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Tim Infografis: Luthfy Syahban Foto: Tim Infografis: Luthfy Syahban
FOKUS BERITA Tarif Baru Ojek Online
Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan membahas tarif untuk ojek online (ojol) sore ini. Tarif sendiri belum ada putusan bulat kendati peraturan untuk ojol sudah dirilis.

Nantinya, tarif ini akan dituangkan dalam regulasi yang terpisah dalam bentuk Surat Keputusan (SK) Menteri Perhubungan.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi buka suara soal pembahasan tarif ini. Soal tarif, dia mengatakan akan mencari 'titik tengah' menyatukan usulan para sopir atau driver dan aplikator.


Terangnya, driver sendiri mengusulkan tarif bersih (nett) Rp 2.400/km. Sementara, untuk gross atau belum dipotong jasa aplikator 20% ialah Rp 3.000/km.

"Rp 2.400/km para pengemudi mengatakan sudah nett," katanya di Kemenhub Jakarta, Selasa (19/3/2019).

Budi bilang, bagi aplikator itu terlalu besar. Lantaran, aplikator juga memperhitungkan keberlangsungan usahanya.

Dia mengatakan, aplikator sendiri mengusulkan tarif Rp 2.000-Rp 2.100/km. Untuk nett-nya kemungkinan Rp 1.600/km.

"Rp 1.600 net kali. Kalau aplikator rata-rata (usulan) Rp 2.100-Rp 2.000, makanya saya tinggal berapa ribu mempertemukan itu. Kalau pengemudi Rp 2.400 sudah nett," sambungnya.


Namun, Budi bilang, soal tarif gross dan nett sendiri banyak yang belum diketahui driver. Driver menganggap nett sendiri ialah tarif yang ia terima ialah setelah dipotong 20% aplikator.

Padahal, aplikator sebenarnya memberikan 'subsidi' untuk driver sebelum dipotong 20%. Hal ini yang akan dibahas Kemenhub sebelum tarif ojol ditentukan.


Budi mengaku tak tahu besaran subsidi ini. Namun, besarannya bisa beda-beda.

"Padahal sebetulnya persepsi gross, nett para pengemudi nggak tau. Kalau tadi saya contohkan saya kena Rp 20.000, sama aplikator ditambah subsidi lagi katakan Rp 3,000, Rp 23.000 saya dapat. Setelah itu baru dipotong 20%," tutupnya.


Simak Juga "Tanggapan Go-Jek soal Rencana Pemerintah Naikkan Tarif Ojol":

[Gambas:Video 20detik]




(dna/dna)
FOKUS BERITA Tarif Baru Ojek Online
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com