Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 09 Apr 2019 10:16 WIB

Ramai di Medsos Pegawai BUMN Diminta Ikut Kampanye Jokowi

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kementerian BUMN/Foto: Ardan Adhi Chandra Kementerian BUMN/Foto: Ardan Adhi Chandra
FOKUS BERITA Kontroversi HUT BUMN
Jakarta - Para pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diminta mengikuti kegiatan kampanye Jokowi-Ma'ruf sedang ramai dibahas di media sosial. BUMN pun kemudian dituding sedang berpolitik.

Salah satu yang melontarkan hal tersebut ialah Pengamat BUMN Said Didu. Lewat laman media sosialnya Facebook, Said menuding BUMN berpolitik.

"BUMN berpolitik," kata Said Didu seperti dikutip detikFinance, Selasa (9/2/2019).


"Sulit dibantah bahwa BUMN sudah dimanfaatkan untuk kepentingan politik penguasa yang dibungkus dengan acara ulang tahun," tambahnya.

Dalam pernyataannya tersebut, Said juga mengunggah beberapa dokumen terkait kegiatan perayaan hari ulang tahun BUMN.

Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno menepis keterlibatan pegawai dalam kampanye. Dia mengatakan, kegiatan yang digelar ialah rutin untuk merayakan ulang tahun Kementerian BUMN.

"Sama sekali tidak ada hubungannya kampanye," katanya kepada detikFinance.


Dia menerangkan, pada periode 2016 hingga 2018 perayaan digelar sebulan sebelum dan sesudah 13 April. Namun, karena bertepatan dengan kampanye maka puncak acara ditunda.

"Kan HUT-nya tanggal 13 April, rencana di Monas depan Kantor KBUMN, tapi karena ternyata kampanye Jakarta juga tanggal 13, jadinya ditunda," paparnya.



Tonton juga video Kupas Gaya Bahasa Jokowi Vs Prabowo Jelang Final Pilpres:

[Gambas:Video 20detik]


Ramai di Medsos Pegawai BUMN Diminta Ikut Kampanye Jokowi
(ara/ara)
FOKUS BERITA Kontroversi HUT BUMN
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com