Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 12 Apr 2019 18:38 WIB

Tantangan RI versi Prabowo: Anggaran Bocor hingga DKI Tenggelam

Vadhia Lidyana - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Dalam kampanye, calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto menyebutkan tantangan terbesar Indonesia saat ini. Kampanye tersebut disiarkan langsung dari Dyandra Convention Center Surabaya, Jumat (12/4/2019).

Tantangan pertama bagi Indonesia adalah mencegah kekayaan Indonesia mengalir ke luar negeri. Ia menyampaikan, berdasarkan data KPK seharusnya jumlah kekayaan Indonesia sebesar Rp 4.000 triliun. Namun, yang masuk ke Indonesia hanya Rp 2.000 Triliun.

"Kekayaan Indonesia mengalir ke luar negeri, tidak tinggal di dalam negeri. Pemerintah yang akan datang harus bisa menghentikan larinya kekayaan ke luar negeri," kata Prabowo.



Selain kebocoran, menurut Prabowo tantangan besar lainnya adalah ketimpangan. Artinya, kekayaan Indonesia hanya dinikmati segelintir penguasa-penguasa di Indonesia.

"Kalau kita rumuskan kekayaan Indonesia dibagi 10 orang, maka 1 orang terkaya punya 75% kekayaan negara dan orang termiskin kondisinya min (minus) dan punya utang," katanya.

Prabowo juga mengatakan bahwa tantangan yang cukup sulit untuk dihadapi adalah perubahan cuaca atau iklim. Masalah perubahan iklim tersebut kata dia diabaikan selama ini padahal telah mengancam tenggelamnya sejumlah wilayah di Indonesia lantaran naiknya permukaan air laut.

"Kalau lihat peta ini center for remote sensing, diperkirakan kalau permukaan laut naik 5 meter, Surabaya tenggelam, Jakarta tenggelam, Pantura tenggelam, Pantai Timur Sumatera, Merauke tenggelam," ungkapnya.

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com