Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 14 Apr 2019 21:02 WIB

Hati-hati! Jam Kerja Panjang Bisa Bikin Orang Bunuh Diri

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: Getty Images Foto: Getty Images
Jakarta - Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira mengatakan bahwa jam kerja panjang bagi para pekerja dapat memicu bunuh diri. Bhima menekankan agar dalam menentukan jam kerja harus menggunakan prinsip work life balance.

Bhima mengatakan hal itu bisa terjadi apabila tidak adanya jam kerja yang yang seimbang seperti prinsip work life balance maka bisa memicu perilaku negatif bahkan bunuh diri bagi pekerja. Khususnya para pekerja muda yang masih sangat mudah tertekan.

"Itu bisa mendorong bunuh diri yang meningkat di usia remaja karena adanya tekanan kerja, jam kerja, dan adanya tekanan interaksi sosial berkurang sehingga memicu mereka berperilaku negatif," sebut Bhima saat dihubungi detikFinance, Minggu (14/4/2019).

Sebelumnya, CEO raksasa e-commerce China Alibaba, Jack Ma mengatakan bahwa akan menerapkan jam kerja selama 12 jam sehari untuk para karyawannya. Menurutnya, dengan jam kerja panjang tersebut karyawan bisa lebih fokus mengejar targetnya.


Namun, menurut Bhima untuk di Indonesia daripada mencontek kebijakan jam kerja panjang yang diterapkan Jack Ma, lebih baik mencari cara untuk bekerja dengan efektif dan efisien.

"Saya harapkan Indonesia jangan contek Jack Ma, tapi lebih ke kerja efektif dan efisien, karena ini modelnya sudah ekonomi milenial," tutup Bhima.

Terlebih lagi kata Bhima, jam kerja panjang tidak cocok digunakan di Indonesia. Pasalnya kini tren ekonomi Indonesia menurut dia lebih ke arah sektor jasa yang tidak memerlukan jam kerja panjang.

"Saya nggak setuju ya sama Jack Ma, apalagi kalau konteksnya kita melihat Indonesia yang mulai beralih ke sektor jasa. Kalau dengan pekerjaan (jam kerja panjang) itu kita sedang kembali di era tahun 80-an era dimana sektor manufaktur mendominasi ya itu boleh, tapi kalau level jasa sekarang harus ada penyesuaian jam kerja," ungkap Bhima.

(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed