Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 20 Apr 2019 15:03 WIB

Modal Asing Ngalir Usai Pilpres, Investor Ingin Jokowi Presiden Lagi?

Hendra Kusuma - detikFinance
Ketua Umum Hipmi Bahlil Lahadalia/Foto: Rengga Sancaya Ketua Umum Hipmi Bahlil Lahadalia/Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Sehari setelah penyelenggaraan pilpres, Rabu (17/4/2019) pasar modal di tanah air menghijau alias mendapat respons positif dari para investor. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus bergerak di zona hijau.

Antusias investor asing begitu besar. Perdagangan baru berjalan sekitar satu jam saja dana asing tercatat sudah masuk Rp 1,2 triliun.

Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bahlil Lahadalia menilai hal itu menunjukkan respons pelaku pasar yang ingin Joko Widodo (Jokowi) kembali menjadi presiden.

"Yang pertama harus dipahami, bahwa kemenangan Jokowi versi quick count itu mendapat respons positif dari pasar. Buktinya satu sampai dua jam dana yang masuk Rp 1,2 triliun, itu bentuk respons positif, artinya pelaku ekonomi menginginkan Jokowi kembali lagi menjadi presiden. Itu bentuk respons positif," kata Bahlil saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Sabtu (20/4/2019).


Menurut Bahlil, kondisi perekonomian Indonesia yang sudah menunjukkan tren perbaikan ini harus dijaga oleh seluruh komponen bangsa, termasuk kedua capres dan cawapres dan timnya masing-masing.

Sebab, menurut Bahlil, jika ada sikap saling klaim menang. Hasilnya akan berdampak terhadap perekonomian Indonesia sendiri. Apalagi, investor melihat aparat penegak hukum seperti Polisi dan TNI memastikan bahwa kondisi perpolitikan dan sebagainya masih aman terkendali.

Meski demikian, Bahlil berharap kedua belah pihak calon pemimpin negara bisa menahan diri hingga adanya pengumuman resmi dari KPU (Komisi Pemilihan Umum).

"Hendaknya calon presiden punya jiwa kenegarawanan, ada proses tahapan penghitungan suara. Iya tunggu KPU saja lah," tutur Bahlil.

(hek/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com