Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 23 Apr 2019 13:52 WIB

Hunian Hotel di Jawa Ikut Turun hingga 10% Karena Tiket Pesawat Mahal

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Ilustrasi Hotel Foto: Hasan Alhabshy Ilustrasi Hotel Foto: Hasan Alhabshy
Jakarta - Selain hotel-hotel di luar Pulau Jawa, tingkat okupansi atau keterisian hotel di Jawa juga mengalami penurunan hingga 10%. Hal itu lagi-lagi dikarena harga tiket pesawat yang mahal.

Menurut Wakil Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Rainier Daulay daerah yang paling berdampak pada penurunan keterisian hotel akibat tiket pesawat mahal adalah Sumatera hingga Indonesia bagian Timur. Hanya saja, pulau Jawa juga ikut mengalami penurunan.

Penurunan tingkat keterisian yang terjadi di pulau Jawa mencapai 10%. Angka ini lebih rendah dari penurunan okupansi di luar Jawa sebab menurut dia Jawa masih bisa dijangkau menggunakan transportasi lain.

"Di Jawa sedikit saja (penurunan) tapi itu dibandingkan di luar Jawa kan bisa dijangkau pakai mobil. Ya menurun 5-10%," kata dia saat berbincang dengan detikFinance, Selasa (23/4/2019).


Lebih lanjut ia memaparkan, biasanya tingkat keterisian hotel di Jawa rata-rata sebesar 40%. Namun, saat ini berkurang hingga di angka 30-35%.

"Okupansi biasanya itu 40% rata-rata di bulan ini. Kalau sekarang turun 30-35%," jelas dia.


Sementara itu, ia mengungkapkan tingkat okupansi hotel di luar Jawa, seperti Sumatera, Kalimantan dan Indonesia bagian Timur justru menurun hingga 50%. Padahal rata-rata biasanya okupansi sebesar 70% menurun jadi 30%.

"Menurut dampaknya 30-40% tingkat okupansi di Sumatera, Kalimantan, dan Indonesia bagian Timur, hampir setengahnya lah," tutup dia.

Hunian Hotel di Jawa Ikut Turun hingga 10% Karena Tiket Pesawat Mahal
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed