Round-Up 5 Berita Terpopuler

Kenaikan Upah Buruh Ditolak Said Iqbal, Tol Satu Arah saat Mudik

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Sabtu, 27 Apr 2019 21:00 WIB
Kenaikan Upah Buruh Ditolak Said Iqbal, Tol Satu Arah saat Mudik
Foto: Usman Hadi/detikcom

Beredar surat dengan kop Sekretariat Bersama Serikat Karyawan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk terkait dengan rencana aksi mogok karyawan. Aksi mogok merupakan tindak lanjut dari pernyataan pemegang saham di media terkait Laporan Keuangan Garuda Indonesia Tahun 2018.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta karyawan Garuda Indonesia menahan diri.

"Agar serikat pekerja menahan diri dan pemegang saham serta manajemen melaksanakan kegiatan dengan good corporate governance," ujar Budi Karya, Sabtu (27/4/2019).

Pihaknya juga akan mengkaji lebih jauh kaitannya terhadap aturan yang berlaku.

"Selaku regulator akan meneliti lebih jauh kaitan ketaatan pada regulasi," tambah Budi Karya.

Progres Terkini Proyek 35.000 MW

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membeberkan penyediaan energi. Pembangunan infrastruktur energi terus dilakukan.

Di sub sektor listrik, hingga triwulan I-2019 rasio elektrifikasi sudah melebihi target. Capaian rasio elektrifikasi secara nasional adalah 98,5%, di atas target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2018 sebesar 97,5%.

Pembangunan infrastruktur di sub sektor ini meliputi program 35.000 MW, termasuk membangun dua Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di Sidrap dan Jeneponto, di Provinsi Sulawesi Selatan.

"Lalu program 35.000 MW, yang hingga triwulan I-2019 sudah beroperasi 3.467 MW. Yang sedang dalam tahap konstruksi sekitar 20.126 MW, lainnya masih dalam tahap perencanaan dan lelang. Kita harapkan pada 2024 atau 2025 target ini tercapai 100%, sejalan dengan kebutuhan listrik masyarakat. Kita juga sudah membangun PLTB di Sidrap dan Jeneponto, Sulawesi Selatan," tutur Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ego Syahrial dalam keterangannya, Sabtu (27/4/2019).

Rencana Tol Trans Jawa Satu Arah saat Mudik

PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyatakan penerapan arus searah untuk menyambut mudik dan arus balik Lebaran 2019 di Tol Trans Jawa masih dalam rencana.

AVP Corporate Communications Jasa Marga Irra Susiyanti mengatakan, penerapan arus searah atau one way tersebut merupakan usulan dari Jasa Marga untuk mengatasi kemacetan di musim mudik Lebaran.

"One way itu sebenarnya salah satu strategi pengaturan lalu lintas saja. Artinya, diberlakukan atau tidak diberlakukan itu tergantung diskresi kepolisian," kata Irra kepada detikFinance, Sabtu (27/4/2019).

Irra menjelaskan, pihak Korps Lalu Lintas Kepolisian RI (Korlantas Polri) yang nantinya memutuskan apakah menggunakan skema tersebut atau tidak. Jasa Marga, kata Irra, hanya memberi usulan tersebut.

"Itu diusulkan. Artinya kalau memang sementara pihak itu menganggap sesuatu yang penting, dan urgensinya tinggi untuk kepentingan pengguna jalan, itu segera kami umumkan nanti. Tapi itu semua atas diskresi kepolisian," jelasnya.

"Kemarin kan mumpung rakor (rapat koordinasi) di KSP, semuanya kumpul, itu memang kami menjadikan itu salah satu strategi yang dilaksanakan," sambung dia.

Yang pasti, kata Irra, pemberlakuan satu arah di Tol Trans Jawa ini akan dilakukan dengan matang agar masyarakat lebih siap dengan rencana ini.

"One way itu lebih kepada direncanakan, bukan kondisional kaya waktu dulu kan udah nunggu macetnya baru diberlakukan," kata Irra.



(ara/ara)