Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 09 Mei 2019 12:00 WIB

Jengkelnya Jokowi soal Izin Investasi di RI: Ruwet, Ruwet!

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku jengkel lantaran perizinan di RI yang masih berbelit-belit. Jookowi juga jengkel akan permasalahan defisit transaksi berjalan (CAD) yang sudah lebih dari 20 tahun tidak mampu dibenahi.

Padahal, kata Jokowi, kunci untuk menyelesaikan defisit transaksi berjalan adalah dengan investasi dan ekspor. Hanya saja, proses investasi di tanah air masih terganjal karena prosesnya yang ruwet.

"Setiap hari investor berbondong bondong datang mau investasi, tapi yang netas cuma kecil, orangnya datang, ingin tapi tidak netas, izin ruwet, ruwet," kata Jokowi saat membuka sekaligus meresmikan forum perencanaan Musrenbangnas 2019 dan RKP 2020 di Hotel Shangrila, Jakarta Selatan, Kamis (9/5/2019).


Jokowi bilang, seharusnya pemerintah bisa mempercepat proses perizinan bagi investasi yang berorientasi ekspor dan berorientasi produk substitusi impor. Hal ini penting dalam menyelesaikan defisit transaksi berjalan hingga defisit neraca perdagangan.

"Problem kita kan transaksi berjalan dan perdagangan, artinya butuh ekspor, butuh investasi, khususnya investasi berorientasi ekspor, dan orientasi substitusi impor. Dua ini penting. Kalau itu yang datang sudah besok bangun, izin berikan, gitu loh," tegas Jokowi.

Bahkan, Mantan Wali Kota Solo ini mengungkapkan bahwa jika ada investasi pada dua sektor tersebut, segera direalisasikan saja tanpa perizinan.


"Kalau perlu nggak pakai izin, izinnya diberikan kemudian, jengkel saya, tidak bisa menyelesaikan yang sudah kelihatan," ungkap Jokowi.

Bahkan, Jokowi mengaku jika proses perizinan sebuah investasi hanya lingkup kota atau kabupaten bisa menyelesaikan sendiri. Permasalahannya, setiap izin investasi melibatkan banyak daerah dan setara nasional.


"Jadi harus ada temuan besar dan kuat, kalau tidak lupakan kita masuk lima negara besar," kata Jokowi.


Soal Investasi, Benarkah China Menguasai Indonesia?:

[Gambas:Video 20detik]

(hek/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com