Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 21 Mei 2019 10:55 WIB

Sudah Tahu Belum? THR Kena Pajak Lho

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Muhammad Ridho Foto: Muhammad Ridho
FOKUS BERITA Asyik THR Cair
Jakarta - Tunjangan hari raya (THR) ditunggu-tunggu pegawai negeri sipil maupun swasta setiap bulan ramadhan. Tapi ingat, uang THR yang diterima harus dipotong pajak.

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menyebut, dibalik berkah mendapatkan THR. Para pegawai yang merupakan wajib pajak (WP) harus membayarkan pajak THR.

"Betul (terkena pajak)," kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP Hestu Yoga Saksama saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Selasa (21/5/2019).


Pengenaan Pajak THR telah ditegaskan dalam Pasal 5 ayat (1) huruf b Peraturan Direktur Jenderal Pajak No. PER-15/PJ/2006 Tahun 2006 tentang Perubahan Keputusan Direktur Jenderal Pajak No. KEP-545/PK/2000 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemotongan, Penyetoran dan Pelaporan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 dan Pasal 26 Sehubungan dengan Pekerjaan, Jasa dan Kegiatan Orang Pribadi

"THR itu seperti tunjangan atau penghasilan lainnya yang merupakan objek PPh dan merupakan objek pemotongan PPh Pasal 21/26 oleh pemberi THR," ujar Hestu.


Pengenaan pajak terhadap THR, kata Hestu dikarenakan tunjangan masuk dalam kategori penghasilan tidak teratur dan diatur sesuai ketentuan yang berlaku.

"THR termasuk Penghasilan tidak teratur yang wajib dipotong PPh Pasal 21/26," ungkap dia. (hek/zlf)
FOKUS BERITA Asyik THR Cair
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com