Round-Up 5 Berita Terpopuler

Harga Tiket Diputuskan Turun, Ini Respons Maskapai

Trio Hamdani - detikFinance
Jumat, 21 Jun 2019 20:35 WIB
Harga Tiket Diputuskan Turun, Ini Respons Maskapai
Foto: Danang Sugianto

Berlaku Minggu Depan, Harga Tiket Lion Air Dipangkas hingga 50%

Maskapai Lion Air bakal menurunkan harga jual tiket pesawat hingga 50% guna menindaklanjuti rapat koordinasi (rakor) di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, kemarin 20 Juni 2019. Penurunan harga berlaku untuk penerbangan murah (low cost carrier/LCC) mulai minggu depan.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, pihaknya sebenarnya sudah mengeluarkan promo harga tiket sebesar 50% dalam rangka 19 tahun Lion Air. Itu dilakukan sebelum adanya rapat koordinasi (rakor) kemarin.

Nah, berkaitan dengan keputusan pemerintah, Lion Air juga akan menurunkan harga tiket sebesar 50% seperti promo yang sudah mereka lakukan.

"(Mulai minggu depan sesuai keputusan pemerintah) iya (harga tiket turun) sampai dengan 50%," katanya saat dihubungi, Jakarta, Jumat (21/6/2019).

Perusahaan Elektronik Ramai-ramai Pindahkan Pabrik ke RI

Sharp asal Jepang dan LG asal Korea Selatan merelokasi pabriknya dari Thailand dan Vietnam ke Indonesia. Selain itu, Panasonic juga mau mau merelokasi pabriknya dari Malaysia ke Indonesia.

"Tambahan lagi Panasonic juga mau minta lini produksinya diresmikan Pak Menteri (Perindustrian). Jadi ada relokasi lagi dari Malaysia," kata Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Janu Suryanto saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Kamis (20/6/2019).

Namun dia belum bisa menjelaskan detailnya lebih lanjut. Dia menjelaskan lebih banyak mengenai Sharp yang akan merelokasi pabrik salah satu produknya dari Thailand ke kompleks pabrik yang ada di Karawang International Industrial City (KIIC).

"Kalau itu nanti tanggal 10 Juli yang Sharp sudah mulai apa namanya, Pak Presiden diundang, mulai inagurasi. Pabriknya sudah di KIIC, tinggal nambahin lini produksi saja, penambahan istilahnya," ujarnya.

Kemudian untuk relokasi pabrik LG dari Vietnam ke Indonesia adalah untuk menambah lini produksi pendingin ruangan atau AC di Indonesia. Penambahan lini produksi LG ini akan mulai aktif memproduksi AC pada September 2019 ini dan siap dipasarkan.

"Juli sudah inagurasi kalau yang LG, sekarang baru di-setting lini produksinya. Jadi September mereka sudah produksi pertama. Kan itu di-tes dulu kan," tambahnya.

(hns/zul)