Stok Beras RI Ditargetkan 1,7 Juta Ton Hingga Akhir Tahun

Vadhia Lidyana - detikFinance
Selasa, 06 Agu 2019 18:22 WIB
Foto: Herdi Alif Al Hikam
Jakarta - Perum Bulog hingga saat ini sudah memiliki stok beras sebanyak 2,3 juta ton. Stok tersebut merupakan hasil serapan dari awal 2019 hingga Juli 2019 sebanyak 1,2 juta ton, dan 1,1 juta ton sisanya merupakan serapan Oktober tahun lalu.

"Kita sampai hari ini sudah 2,3 juta ton (beras). Itu stok 2019, yang penyerapan tahun ini sekitar 1,2 juta ton. Sisanya dari tahun kemarin, penyerapan terakhir tahun kemarin," ujar Direktur Komersial Perum Bulog Mansyur usai menghadiri rapat koordinasi pembahasan tentang perkiraan cuaca dan dampaknya terhadap produksi tani dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, di Jakarta, Selasa (6/8/2019).

Mansyur menuturkan, hingga saat ini pun masih ada penyerapan beras sebanyak 4.000 ton per hari. Kemudian, di puncak panen gadu bulan ini, ia memproyeksikan penyerapan beras per harinya dapat meningkat.

"Sampai sekarang masih ada penyerapan 4.000 ton per hari. Agustus mungkin naik lagi," ungkap Mansyur.


Untuk itu, ia mengungkapkan hingga akhir 2019 Bulog masih akan menyerap 1,5-1,7 juta ton beras yang mampu memenuhi kebutuhan hingga akhir tahun.

"Artinya yang jelas stok kita sampai akhir Desember itu 1,5 sampai 1,7 juta ton, itu perkiraan," papar dia.

Mansyur mengatakan, di panen puncak bulan ini target Bulog menyerap 8.000-10.000 ton per hari.

"(Di puncak panen bulan ini) bisa saja naik atau barangkali sama seperti tahun lalu 8.000-10.000 ton per hari," terang Mansyur.



Simak Video "Menko Airlangga Pastikan Stok Beras Aman Sampai Akhir 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)