Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 12 Sep 2019 13:05 WIB

Minta Warga Paham Data, Sri Mulyani: Biar Debat Nggak Ngalor-ngidul

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Erwin Dariyanto/detikcom Foto: Erwin Dariyanto/detikcom
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ingin masyarakat lebih mudah mengakses data keuangan pemerintah. Tujuannya agar masyarakat paham mengenai kondisi keuangan pemerintah yang sebenarnya, sehingga jika ada argumen maka mesti bersumber dari data.

"Jadi debatnya nggak ngalor-ngidul yang akhirnya hanya ngomong yang tidak menyenangkan, pokoknya asal menyinggung dan berbeda saja," kata Sri Mulyani di kantornya, Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Oleh karenanya, hari ini Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu meluncurkan aplikasi Bagan Akun Standar (BAS) Mobile Online. Itu adalah aplikasi berbasis android yang menyuguhkan laporan keuangan dari 542 kabupaten/kota dan 34 provinsi.



Dia ingin melalui kemudahan tersebut, nantinya masyarakat bisa memahami untuk apa saja anggaran negara dibelanjakan, mulai dari gaji PNS, belanja barang, maupun belanja modal.

"Sehingga masyarakat kita itu nanti suatu waktu mendebatkan mengenai kebijakan fiskal, mengenai bagaimana menggunakan resource negara, mereka berbasiskan pada data," jelasnya.

Lanjut dia, akan lebih bagus lagi kalau data-data tersebut dikaitkan dengan indikator-indikator pembangunan. Dengan begitu masyarakat akhirnya tahu, dengan jumlah anggaran yang ada akan lebih baik digunakan untuk apa saja.

"Itu adalah sesuatu yang saya anggap penting di dalam memperbaiki kualitas demokrasi. Dan tentu di dalam rangka kita untuk terus memperbaiki kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan negara yang transparan, akuntabel dan bisa dipertanggungjawabkan secara baik," tambahnya.



Simak Video "Lenggak-lenggok Sri Mulyani Tirukan Gerakan Tarian Anak STAN"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com