Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 24 Sep 2019 15:00 WIB

Sah! APBN Jokowi di 2020 Capai Rp 2.540 Triliun

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Trio Hamdani Foto: Trio Hamdani
Jakarta - Sidang Paripurna DPR RI mengesahkan APBN 2020 dengan anggaran belanja sebesar Rp 2.540,4 triliun. Angka tersebut mengalami kenaikan Rp 11,6 triliun dari rancangan sebelumnya Rp 2.528,8 triliun.

Postur anggaran tersebut terdiri dari belanja pemerintah pusat yang naik Rp 13,5 triliun dari Rp 1.670 triliun menjadi Rp 1.683,5 triliun. Belanja pemerintah pusat terdiri dari belanja K/L sebesar Rp 884,6 triliun dan belanja non K/L yang mengalami kenaikan Rp 13,5 triliun dari Rp 785,4 triliun menjadi Rp 798,9 triliun.

Kemudian, belanja negara juga terdiri dari transfer daerah yang naik Rp 1,8 triliun dari Rp 786,8 triliun menjadi Rp 784,9 triliun dan dana desa Rp 72 triliun.


Dalam sidang paripurna juga disetujui pendapatan negara naik Rp 11,6 triliun dari Rp 2.221,5 triliun di RAPBN menjadi Rp 2.233,2 triliun di postur sementara APBN 2020. Penerimaan ini terdiri dari penerimaan perpajakan yang naik Rp 3,9 triliun dari Rp 1.861,8 triliun menjadi Rp 1.865,7 triliun.

"Dengan asumsi dasar ekonomi makro yang telah dlsepakati maka Pendapatan Negara dalam APBN 2020 sebesar Rp 2.232,2 triliun," kata Ketua Banggar DPR RI Kahar Muzakir di Ruang Paripurna DPR RI, Jakarta, Selasa (24/9/2019).

Kemudian Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) meningkat Rp 7,7 triliun dari Rp 359,3 triliun di RAPBN menjadi Rp 367 triliun di APBN. Penerimaan tersebut terdiri dari pendapatan SDA Migas yang diproyeksi naik Rp 6,7 menjadi Rp 127,3 triliun dan kekayaan negara yang dipisahkan naik Rp 1 triliun menjadi Rp 49 triliun.


Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah pun mengesankan UU APBN 2020 setelah mendapatkan persetujuan dari para anggota.

"Dapat disetujui menjadi undang-undang?" tanya Fahri Hamzah kepada para anggota dan dijawab setuju. Akhirnya palu diketok tanda UU APBN 2020 telah sah.

Dalam rapat paripurna juga disetujui asumsi dasar RAPBN 2020. Berikut asumsi dasar RAPBN 2020 yang disepakati pada tingkat II:
  • Pertumbuhan ekonomi 5,3%
  • Inflasi 3,1%
  • Nilai tukar rupiah Rp 14.400 per dolar AS
  • Tingkat bunga SPN 3 Bulan 5,4%
  • Harga minyak mentah Indonesia (ICP) US$ 63 per barel
  • Lifting minyak bumi 755 ribu per barel per hari
  • Lifting gas bumi 1,191 juta barel setara minyak per hari


Sedangkan untuk sasaran pembangunan:
  • Tingkat pengangguran: 4,8-5%
  • Kemiskinan: 8,5-9,0%
  • Gini Rasio: 0,375-0,380
  • IPM: 72,51




Simak Video "Anggaran Pendidikan Rp 508 T di 2020, Jokowi: Hati-hati Ini Duit Semua"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com