Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 07 Okt 2019 12:23 WIB

Startup Rp 658 T Terancam Ambruk, Ribuan Karyawan Bakal Kena PHK

Tim detikcom - detikFinance
Foto: Medium Foto: Medium
Jakarta - Startup berbagi kantor (co-working space), WeWork dirundung kabar tak sedap. Bos baru startup bernilai US$47 miliar (Rp 658 triliun) itu berencana merampingkan struktur karyawannya atau pemutusan hubungan kerja (PHK) demi memperbaiki kinerja perusahaan.

Business Insider melaporkan, WeWork berencana untuk melakukan PHK ribuan karyawan untuk mengembalikan perusahaan ke bisnis inti dan mengurangi biaya, ujar seseorang yang tidak ingin disebut namanya, seperti dikutip detikcom dari CNBC Indonesia, Senin (7/10/2019).

Sumber tersebut mengatakan jumlah karyawan yang akan di-PHK belum final, kemungkinan 10-25% karyawan di PHK. Saat ini jumlah karyawan WeWork mencapai 12.500 orang, artinya ada 1.000 hingga 3.000 karyawan yang terancam PHK.
PHK karyawan menjadi rumor yang santer di WeWork setelah pendirinya, Adam Neumann mengundurkan diri dari perusahaan dan Artie Minson dan Sebastian Gunningham menjadi pemimpin perusahaan.

Wall Street Journal melaporkan keduanya berencana untuk menjual beberapa perusahaan yang dicaplok perusahaan dalam beberapa waktu terakhir termasuk pesawat mewah Gulfstream G650 seharga US$60 juta, yang dibeli tahun lalu. WeWork juga dikabarkan akan memperlambat ekspansi di China.

Dalam beberapa tahun terakhir WeWork memang ekspansif membesarkan bisnisnya. Sekarang WeWork sudah berada di 400 lokasi di seluruh dunia. Seluruh dana ekspansi ini berasal dari investor dan terbesar berasal dari SoftBank.
Pekan lalu, WeWork membatalkan rencananya untuk IPO dan membuat perusahaan terancam kehabisan uang tunai. Pasalnya, IPO dan pinjaman bank akan digunakan untuk membiayai ekspansi dan operasional perusahaan. Perusahaan juga harus bayar utang yang akan jatuh tempo.

Artikel asli berita ini dapat dibaca diCINCIndonesia dengan judul Terancam Ambruk, Startup Rp 658 T Ini Mau PHK Ribuan Karyawan

Simak Video "Menkominfo Sebut Startup Pendidikan Sebagai Calon Kuat ''The Next Unicorn''"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com