ADVERTISEMENT

Ini Dia Penyebab Milenial Jadi Generasi Sandwich

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 29 Okt 2019 11:41 WIB
Foto: Unsplash/John Schnobrich
Jakarta - Generasi sandwich atau orang yang terhimpit beban membiayai orang tua dan keluarga bukanlah hal baru di dunia, termasuk di Indonesia. Kira-kira apa ya yang menyebabkan orang terjebak jadi 'sandwich' di sebuah generasi?

Peneliti INDEF Bhima Yudhsitira Adhinegara menjelaskan ada beberapa hal yang menyebabkan seseorang masuk dalam kategori generasi sandwich.

Menurut dia, hal ini terjadi karena sebelumnya pendapatan orang tua baik saat produktif maupun saat usia pensiun tidak mampu menutupi kebutuhan hidup si orang tua termasuk hari tuanya.

"Jadi generasi milenial terpaksa menanggung biaya hidup orang tuanya, selain keluarganya," kata Bhima saat dihubungi detikcom, Selasa (29/10/2019).


Dia menjelaskan, berikutnya adalah kenaikan biaya hidup untuk keluarga milenial baru yang tak seimbang dengan kenaikan pendapatan di tempat kerja. Misalnya punya anak dengan biaya sekolah yang rata-rata mengalami kenaikan.

Sehingga milenial juga harus memiliki tabungan dalam jumlah besar untuk mempersiapkan anaknya masuk sekolah.

Selain itu, banyak juga milenial yang terjebak gaya hidup mahal. "Misalnya acara pernikahan berbiaya ratusan juta dan megah. Kadang bukan salah anaknya, tapi orang tuanya yang gengsi dan akhirnya anak harus menanggung utang bahkan di saat awal pernikahan," jelas dia.


Kemudian, ada juga orang tua yang memaksa anak untuk meneruskan bisnis keluarga yang belum tentu menguntungkan. "Ini karena orang tua menilai usaha keluarga adalah hal yang harus diwariskan saat orang tua tak produktif lagi. Bukannya menolong, tapi malah menjadi beban bagi si anak," ujar dia.





Simak Video "Ibarat Google Maps, Ini Efek dari Bikin Perencanaan Keuangan"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT