Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 31 Okt 2019 17:37 WIB

Jokowi ke Menhan Prabowo: Pacu Industri Lokal, Jangan Semua Impor

Muhammad Fida Ul Haq - detikFinance
Foto: BPMI Setpres/Kris Foto: BPMI Setpres/Kris
Foto: BPMI Setpres/Kris Foto: BPMI Setpres/Kris
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mendorong industrialisasi di sektor pertahanan. Hal itu ditujukan agar Indonesia tidak melulu bergantung impor.

Jokowi menyampaikan hal tersebut saat membuka rapat terbatas (ratas) mengenai penyampaian program dan kegiatan di bidang politik, hukum, dan keamanan di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (31/10/2019).

"Di sektor pertahanan kita harus betul-betul memanfaatkan belanja di bidang pertahanan untuk terutama memacu industrialisasi industri-industri strategis di dalam negeri," kata Jokowi.



Jokowi tidak ingin produk-produk pertahanan impor semua. Itu harus bisa dipenuhi dari dalam negeri agar sejalan dengan target kekuatan pokok minimum (minimum essential force).

Jadi anggaran yang ada harus dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk menumbuhkan industrialisasi sektor pertahanan.

"Juga untuk memenuhi minimum essential force yang sudah kita targetkan. Sedapat mungkin jangan sampai kita impor semuanya tetapi harus di anggaran yang ada harus dimanfaatkan untuk pengembangan industri strategis dari hulu sampai ke hilir," jelasnya.

Menurutnya, badan usaha milik negara (BUMN) hingga perusahaan swasta juga bisa dilibatkan dalam hal itu. Tak cuma untuk mengurangi impor, industrialisasi diharapkan bisa menghasilkan produk berorientasi ekspor.

"Kerja sama dengan BUMN, kerja sama dengan swasta terus dilakukan bahkan kita ingin agar produk-produk yang ada itu bisa kita ekspor," tambahnya.



Simak Video "Wamenhan Sakti Wahyu Trenggono Dapat Tugas Khusus dari Jokowi"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com