Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 24 Nov 2019 16:15 WIB

Melihat Kembali Komentar Dahlan Iskan Soal Ahok Pimpin BUMN

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Rois Jajeli Foto: Rois Jajeli
FOKUS BERITA Ahok Jadi Bos BUMN
Jakarta - Munculnya namanya Basuki Tjahaja Purnama (BTP) dalam bursa petinggi BUMN (Badan Usaha Milik Negara) alias Ahok menimbulkan kebisingan. Banyak yang lantang menolak, banyak juga yang membela.

Tak sedikit juga yang memberikan komentar atas pro-kontra itu. Salah satunya Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan. Dia menyampaikan komentarnya di laman pribadinya disway.id dengan judul 'Prestasi BTP'.

Komentar Dahlan juga turun meramaikan pro-kontra Ahok. Tulisannya itu ramai sebelum pengumuman Ahok dipilih menjadi Komisaris Utama PT Pertamina.

Mengawali tulisannya, Dahlan berpendapat, bahwa orang berprestasi akan sukses ditugasi di mana pun. Dia kemudian bertanya, apakah Ahok termasuk sosok yang berprestasi sehingga layak ditempatkan di BUMN.

"Rencana itu sangat sangat baik. Kalau BTP memang dianggap orang yang selama ini berprestasi. Lepas siapapun ia. Apa pun pendidikannya. Di mana pun perjalanan karir sebelumnya," tulis Dahlan.


Namun, jika ternyata penilaian prestasi Ahok berdasarkan kehebohan yang sering dia buat, menurut Dahlan itu merupakan perjudian. Jika Ahok ditempatkan di BUMN besar, maka berjudinya juga besar.

Kini Ahok pun duduk di Komut Pertamina. Salah satu BUMN paling besar asetnya.

"Apakah BUMN sebuah perusahaan yang layak diperjudikan? Tergantung pemiliknya," sambungnya.

Dahlan juga sempat mempertanyakan kegaduhan dari rencana pengangkatan Ahok. Apalagi saat itu masih belum jelas Ahok akan ditempatkan di BUMN mana dan posisinya apa.

Namun, Dahlan kemudian menekankan sebuah perusahaan butuh ketenangan. Perusahaan tidak akan maju jika hebohnya lebih besar dibanding kerjanya.

"Tapi ada prinsip yang harus dipegang: perusahaan pun perlu ketenangan. Perusahaan tidak bisa maju kalau hebohnya lebih besar dari kerjanya," ujar Dahlan.


Memang, kata dia, sukses bisa diraih dengan kehebohan tapi biasanya itu hanya di permukaan dan jangka pendek.

"Memang, bisa juga sukses diraih lewat kehebohan. Tapi sukses seperti itu biasanya hanya di permukaan. Dan untuk jangka pendek," jelasnya.

Melihat Kembali Komentar Dahlan Iskan Soal Ahok Pimpin BUMN


Simak Video "Ditanya soal Mafia Migas, Ahok: Saya Bukan Godfather"
[Gambas:Video 20detik]
(das/zlf)
FOKUS BERITA Ahok Jadi Bos BUMN
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com