Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 27 Nov 2019 12:51 WIB

Mau Efisiensi untuk Bikin Mobil Listrik, Audi PHK 9.500 Orang

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Foto: dok. Audi Foto: dok. Audi
Jakarta - Perusahaan otomotif Audi akan mengurangi tenaga kerjanya (PHK) hingga 9.500 karyawan pada tahun 2025, atau sekitar 10% dari dari tenaga kerjanya. Hal ini disampaikan Audi pada Selasa (26/11/2019) dalam sebuah pernyataan.

"Perusahaan harus menjadi ramping dan bugar untuk masa depan, yang berarti bahwa beberapa profil pekerjaan tidak lagi diperlukan dan yang baru akan dibuat," jelas Audi dalam sebuah pernyataan.

"Dewan Pekerjaan dan manajemen perusahaan telah sepakat untuk memotong hingga 9.500 pekerjaan hingga tahun 2025," tambahnya lagi.


Melansir dari CNN pada Rabu (27/11/2019), perusahaan otomotif Audi, yang dimiliki oleh Volkswagen, mengatakan pemutusan hubungan kerja akan dicapai melalui pergantian dan pensiun. Perampingan tenaga kerja ini dapat menghemat biaya Audi hingga US$ 6,6 miliar dalam kurun waktu 10 tahun, yang nantinya akan dipergunakan oleh Audi untuk berinvestasi di mobil-mobil elektrik.

Meskipun demikian, Audi akan terus merekrut karyawan baru di tahun-tahun mendatang. Audi berencana untuk membuka hingga 2.000 posisi ahli baru di berbagai bidang seperti mobilitas listrik dan digitalisasi. Penunjukan tersebut akan dilakukan berdasarkan prinsip internal sebelum kandidat eksternal.



Termasuk Audi, kini perusahaan-perusahaan otomotif besar dunia kini telah merubah model bisnis mereka dengan harapan mereka dapat beradaptasi dengan kondisi pasar saat ini di mana listrik menggantikan bensin dan diesel.

Mau Efisiensi untuk Bikin Mobil Listrik, Audi PHK 9.500 Orang


Simak Video "Robotisasi dan Ancaman PHK Menanti"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com