Sri Mulyani Sebut Harley Ilegal di Garuda Dibeli Lewat eBay

Vadhia Lidyana - detikFinance
Kamis, 05 Des 2019 17:24 WIB
Menkeu Sri Mulyani, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membeberkan bahwa pelaku penyelundupan Harley Davidson ilegal di pesawat Airbus A330-900 baru milik PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) melakukan transaksi lewat situs belanja online milik Amerika Serikat (AS), e-Bay. Dalam claim tag tertulis bawah pemilik Harley Davidson tersebut adalah SAW.

"Saat ini Bea dan Cukai sedang meneliti lebih lanjut terhadap pihak ground handling dan nama penumpang yang masuk claim tag tersebut. Kami katakan bawah saudara SAS (SAW) mengaku bahwa barang ini dibeli melalui akun e-Bay," kata Sri Mulyani di kantornya, Jakarta, Kamis (5/12/2019).

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa ketika pihaknya memeriksa akun e-Bay SAW, namun tak ditemukan kontak penjual dari Harley Davidson langka edisi 1970-an itu.

"Namun waktu kita cek pengakuan dari saudara SAS (SAW) yang beli Harley dari e-Bay, kami tidak dapatkan kontak penjual yang didapat dari e-Bay tersebut," tutur Sri Mulyani.


Secara rinci, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu juga menyebutkan bahwa pelaku dengan inisial SAW itu memiliki utang di bank sebesar Rp 300 juta yang dicairkan pada bulan Oktober untuk merenovasi rumahnya. Kemudian, ia juga mengirim uang kepada istrinya sebanyak tiga kali dengan nilai sebesar Rp 50 juta.

"SAS juga punya utang bank Rp 300 juta yang dicairkan Oktober untuk renovasi rumah. Lalu juga ditemukan transfer uang oleh SAS ke rekening istri sebanyak tiga kali senilai Rp 50 juta," ungkap dia.

Klik halaman berikutnya >>>

Selanjutnya
Halaman
1 2