Awak Kabin Garuda: Kami Sangat Bersyukur Ari Askhara Dipecat

Soraya Novika - detikFinance
Jumat, 06 Des 2019 14:49 WIB
Foto: Soraya Novika
Jakarta - Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI) menyambut baik langkah Menteri BUMN Erick Thohir yang mencopot I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara dari jabatan Direktur Utama Garuda Indonesia. Bahkan mereka mengaku sangat besyukur.

"Kami sangat mendukung respons cepat Pak Erick yang telah memecat Ari Askhara terkait kasus penyelundupan Harley Davidson di pesawat Garuda," ujar Ketua Umum IKAGI Zaenal Muttagin dalam konferensi pers yang digelar di RA Residence, Jakarta Selatan, Jumat (6/12/2019).


Zaenal mengatakan selama ini kinerja Ari Askhara di Garuda Indonesia selalu kontroversi sehingga merugikan banyak pihak baik perusahaan, anak perusahaan, karyawan, hingga masyarakat sebagai penumpang.

"Mulai dari pemalsuan laporan keuangan tahun 2018 yang rugi menjadi untung, suguhan live music akustik di pesawat, pengalihan rute penerbangan London dan Amsterdam via Denpasar, larangan foto dan video dalam pesawat terhadap penumpang hingga penyelundupan Harley Davidson," tuturnya.

Adapun, kata Zaenal, kebijakan Ari Askhara yang merugikan para awak kabin salah satunya adalah menghentikan iuran anggota.


"Beliau juga kerap mempersulit terjadinya Perjanjian Kerja Bersama (PKB), meng-grounded alias melarang terbang para pengurus serikat pekerja, mem-PHK tanpa dasar jelas beberapa awak kabin, hingga membentuk serikat pekerja tandingan yang membela kepentingannya," ucapnya.

"Cukup banyak kebijakan aneh Ari Askhara selama menjabat Dirut Garuda Indonesia yang benar-benar merugikan awak kabin. Maka dari itu, kami sangat bersyukur Pak Erick memecatnya," sambungnya.

Simak Video "Logo RANS Terpampang di Pesawat Garuda, Kerjasamakah?"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)