Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 10 Jan 2020 13:08 WIB

Anies Sebut Tak Ada Mal yang Tutup karena Banjir, Ini Faktanya

Soraya Novika - detikFinance
Foto: Mal Cipinang Tutup/Soraya Novika - detikcom Foto: Mal Cipinang Tutup/Soraya Novika - detikcom
Jakarta - Bencana banjir awal tahun 2020 yang terjadi di sejumlah wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek).

Tidak hanya berdampak bagi rusaknya permukiman dan fasilitas umum, tetapi juga bagi aktivitas bisnis, salah satunya bagi pusat perbelanjaan.

Adapun mal yang terdampak banjir paling parah di Jakarta di antaranya Mal Cipinang Indah, Mal Taman Anggrek, serta beberapa mal di kawasan Daan Mogot.

Akan tetapi, Mal Cipinang Indah dan Mal Taman Anggrek dikabarkan masih belum juga bisa beroperasi seperti semula bahkan setelah lewat H+9 insiden banjir.


"Yang masih tutup Mal Cipinang Indah dan Mal Taman Anggrek," ujar Ketua Umum Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), Budihardjo Iduansjah.

Dampak banjir kali ini adalah dampak banjir terparah yang dialami oleh pusat-pusat perbelanjaan tersebut.

"Jelas ini yang terparah, karena sebelumnya tidak sampai masuk ke dalam mal banjirnya," katanya.


Menurut Budiharjo, pihak yang paling dirugikan atas insiden ini adalah para tenant-tenant kecil.

"Kalau mal tutup artinya tenant-tenant kecil ini tidak bisa beraktivitas seperti biasanya, selain dirugikan barang-barang dagangannya rusak kena banjir, pendapatan mereka juga berhenti, karyawannya pun demikian," tuturnya.

Mal-mal terdampak banjir lainnya dipastikan sudah beroperasi seperti semula.

"Kalau Puri sudah beroperasi yang lainnya juga sudah," tutupnya.

detikcom juga mengecek kondisi di mal Cipinang. Mal Cipinang memang tidak beroperasi karena imbas banjir. Salah seorang petugas keamanan, Riky mengatakan mal tutup sejak awal tahun karena dampak banjir.



Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, efek banjir di Jakarta tidak parah seperti di beberapa daerah lain. Namun, wilayah yang memiliki dampak malah tidak diperbincangkan.

"Coba dicek, berapa jembatan yang hilang di banyak tempat. Di Jakarta ini alhamdulillah, gedung hilang tidak ada, rumah longsor tidak ada, jalan rusak tidak ada, betul ya?" ucap Anies.

"Kantor tutup tidak ada, mal tutup tidak ada, Bundaran HI ketutup tidak ada. Itu semua tidak ada, tapi pembicaraannya tinggi. Tapi di tempat yang ada itu semua, malah tidak jadi pembicaraan," katanya.

Simak Video "Hujan Deras Semalaman, Permukiman di Jaktim dan Jakbar Banjir"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com