Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 17 Jan 2020 11:40 WIB

Updated

700 Toko Payless Lolos dari Bangkrut

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Istimewa/Payless Tutup 700 Toko
Jakarta - Setelah ramai berita kebangkrutan Payless pada Februari tahun lalu dan menutup 2.100 toko hingga memutus hubungan kerja 16.000 pegawai, Payless kini berhasil menyelamatkan tokonya.

Awal 2020 ini, Payless berhasil membuat 700 tokonya yang berada di Amerika Latin, Asia, dan Timur Tengah, lolos dari kebangkrutan.

Mengutip CNN Business disebutkan penutupan ini dilakukan oleh tim manajemen baru yang dipimpin oleh Jared Margolis.

Dia menyebutkan Payless berupaya untuk mengembalikan bisnis agar bisa lebih gesit, inovatif dan mempercepat peluang pertumbuhan.


"Kami ingin kembali ke Amerika Serikat, tapi belum ada keputusan kapan waktu yang tepat," ujar dia dikutip dari CNN Business, Jumat (17/1/2020).

Dia menjelaskan, Payless juga berkolaborasi dengan merek terkenal agar penawaran produk bisa menjadi lebih cepat diterima masyarakat.

Saat Payless mengalami kebangkrutan tahun lalu, disebabkan oleh banyaknya utang, toko hingga biaya yang berlebihan dari perusahaan.


Artikel ini sudah direvisi dari judul sebelumnya 'Lagi, Payless Tutup 700 Toko', menjadi 'Payless Berhasil Selamatkan 700 Toko dari Kebangkrutan'. Redaksi memohon maaf atas kesalahan ini.


Lagi, Payless Tutup 700 Toko




Simak Video "Warung Diharapkan Tak Cuma Jualan di Kampung, Tapi Berani e-Commerce"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com