Rencana Erick Thohir Tutup BUMN Sekarat Masih Tunggu Aturan

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 17 Jan 2020 12:58 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta - Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan, memilih direksi dan komisaris yang tepat untuk 142 BUMN bukan lah perkara yang mudah. Maka itu, pihaknya tengah menunggu aturan di mana diberi keleluasaan untuk menggabungkan dan menutup BUMN.

Dia mengatakan, aturan itu akan diputuskan oleh Menteri Keuangan bersama Presiden.

"Berat, karena itu kita sedang menunggu peraturan yang akan diputuskan Menteri Keuangan bersama Presiden bahwa kita sebagai yang me-managing aset boleh diberi hak memerger dan menutup," katanya dalam acara Indonesia Millenial Summit yang digelar di Jakarta Selatan, Jumat (17/1/2020).


Menurut Erick, mengelola ratusan BUMN akan sulit. Terlebih, dirinya yang memiliki latar belakang pengusaha biasanya berurusan dengan 8 sampai 12 direksi.

Sehingga, dia punya catatan atas rapat yang dilakukan berkala.

"Karena imposible siapapun menterinya memanage 100 perusahaan, kalau background entrepeneur paling kita juga inget direksi kita jumlahnya 8-12 lebih, dari itu punya review meeeting berkala," ungkapnya.

Rencana Erick Thohir Tutup BUMN Sekarat Masih Tunggu Aturan



Simak Video "BUMN Berniat Gabungkan Holding Rumah Sakit Plat Merah"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)