Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 19 Jan 2020 11:29 WIB

Edhy Prabowo Angkat Dosen hingga Mantan Menteri Jadi Penasihat

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Agus Dwi Nugroho / 20detik
Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo telah mengangkat 13 sosok yang akan menjadi penasihat. Mereka berasal dari berbagai bidang, mulai dari profesional, pendidikan hingga mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, seperti Rokhimin Dahuri.

Pengangkatan 13 penasihat ini tertuang dalam Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 1/KEPMEN-KP/2020 Tentang Penasihat Menteri Kelautan dan Perikanan.


Mereka, para Tim Penasihat Menteri Kelautan dan Perikanan ini juga telah melakukan rapat untuk membahas pembagian tugas guna memberikan saran dan rekomendasi kepada Menteri Kelautan dan Perikanan. Tujuannya untuk menjadikan sektor kelautan dan perikanan sebagai penggerak utama pembangunan nasional.

Selain itu diharapkan dapat meningkatkan kontribusinya secara signifikan bagi daya saing, pertumbuhan ekonomi inklusif, penciptaan lapangan kerja, dan kesejahteraan rakyat,khususnya nelayan, pembudidaya ikan, dan stakeholders kelautan dan perikanan lainnya secara berkelanjutan.

Mereka akan bekerja pada 4 prioritas, pertama evaluasi dan revisi sejumlah Permen, SK Dirjen, dan regulasi lain (19 Permen dan lainnya). Kedua program terobosan (Quick Wins) yang hasilnya dapat dilihat dan dirasakan dalam satu tahun pertama masa bakti Menteri Kelautan dan Perikanan atau hingga 2020).


Ketiga penyempurnaan RPJMN kelautan dan perikanan, serta penyusunan RPJP kelautan dan perikanan (2020-2045). Keempat perbaikan etos kerja dan corporate culture birokrasi KKP serta komunikasi publik.

Program Quick Wins yang dimaksud antara lain revisi sejumlah Permen, SK Dirjen, dan Regulasi lainnya, terutama tentang transhipment, ukuran kapal ikan, dan lobster. Kedua peningkatan kemitraan antara pembudidaya dan industri rumput laut dengan mempertemukan perwakilan industri dan pembudidaya dengan Presiden di Istana Negara

Ketiga pengembangan usaha budidaya udang vaname supra intensif berskala rumah tangga dengan modal Rp 150 juta dan keuntungan bersih Rp 15 juta per bulan. Keempat percepatan realisasi SKPT.

1. Rokhmin Dahuri Koordinator/Penasihat Bidang Daya Saing SDM, Inovasi Teknologi dan Riset
2. Hasjim Djalal Anggota/Penasihat Bidang Hukum Laut dan Diplomasi Maritim
3. Hikmahanto Juwana Anggota/Penasihat Bidang Hukum Internasional
4. Lukman Malanuang Anggota/Penasihat Bidang Kebijakan Publik
5. Martani Huseini Anggota/Penasihat Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan
6. Nimmi Zulbainarni Anggota/Penasihat Bidang Sosial Ekonomi Perikanan
7. Budi Prayitno Anggota/Penasihat Bidang Pembangunan dan Pengembangan Sumber Daya Kelautan
8. Jamaludin Jompa Anggota/Penasihat Bidang Ekologi Kelautan
9. Agus Soma Anggota/Penasihat Bidang Kesejahteraan Stakeholders Kelautan
dan Perikanan
10. Laode M. Kamaluddin Anggota/Penasihat Bidang Ekonomi Maritim
11. Effendi Gazali Anggota/Penasihat Bidang Komunikasi Publik
12. Bakhtiar Aly Anggota/Penasihat Bidang Komunikasi Publik
13. Rina Saadah Anggota/Penasihat Bidang Daya Saing dan Nilai Tambah Industri Kelautan dan Perikanan

Simak Video "KKP Ajak Universitas Wollongong Kembangkan Kelautan dan Perikanan"
[Gambas:Video 20detik]
(das/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com