Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 07 Feb 2020 12:05 WIB

Mau Investasi Jangka Panjang? Kenali Ragam Investasi Emas di Sini

Uji Sukma Medianti - detikFinance
Investasi Emas Paling Diminati di Tahun 2016 Foto: CNN.com
Jakarta -

Investasi emas dan logam mulia disebut-sebut sebagai jenis investasi yang paling aman dan menguntungkan. Hal ini lantaran harga emas cenderung naik setiap tahunnya. Di samping itu harga emas relatif stabil, berbeda dengan investasi saham yang bersifat fluktuatif.

Kendati begitu, emas lebih cocok dijadikan sebagai investasi jangka panjang karena harganya yang ditentukan oleh nilai emas dan harga internasional. Lantas apa saja kelebihan investasi emas dibandingkan dengan instrumen investasi lainnya?

Mudah Dicairkan di Mana Saja dan Kapan Saja

Emas memiliki likuiditas yang tinggi, sehingga seseorang yang hendak menjual emas atau logam mulia bisa segera mendapatkan uang tunai. Hal ini akan memudahkan investor ketika membutuhkan dana darurat dimanapun ia berada, baik di dalam negeri atau luar negeri.

Rendah Risiko dan Tahan Terhadap Resesi

Investasi emas termasuk salah satu jenis instrumen investasi yang rendah risiko. Tidak banyak ketentuan administrasi yang perlu dilakukan saat membeli logam mulia seperti adanya biaya-biaya tambahan yang bisa mengurangi nilai investasi tersebut.

Mudah Dibentuk Menjadi Fashion Item

Siapa bilang memperbanyak investasi mengharuskan kita menekan gaya hidup? Tidak hanya untuk investasi, emas juga dapat dijadikan item fashion, yakni perhiasan yang anti-karat dan mudah dibentuk. Pada saat ini model perhiasan emas sangat beragam dan dapat menunjang gaya hidup, tidak hanya untuk wanita tapi juga pria.

Beragam Jenis Investasi dan Pembiayaan Emas

Seiring berjalannya waktu, investasi emas semakin banyak ragamnya. Inovasi yang dilakukan salah satunya adalah oleh PT Pegadaian (Persero). Pegadaian telah bertransformasi bukan hanya sebagai lembaga untuk menggadaikan barang saja tetapi menawarkan instrumen investasi.

Pegadaian memiliki produk Mulia yang terdiri dari tiga bagian di antaranya Mulia Personal, Mulia Arisan dan Mulia Kolektif. Masing-masing bagian memiliki fitur yang berbeda-beda. Mulia Personal digunakan bagi investor yang ingin memilih investasi emas batangan secara angsuran perorangan di outlet Pegadaian.

Sementara Mulia Arisan, dilakukan secara angsuran berkelompok dengan harga yang pasti dan tidak dipengaruhi fluktuasi harga emas. Anggotanya minimal 6 orang. Sementara untuk Mulia kolektif dilakukan bersama dengan komunitas. Akad pembiayaannya ditandatangani tiap orang.

Tidak hanya investasi melalui emas fisik seperti logam mulia dan perhiasan, tetapi pegadaian juga memiliki produk Tabungan Emas. Tabungan Emas merupakan penitipan saldo emas yang memudahkan masyarakat untuk berinvestasi emas. Tabungan Emas bisa dicairkan, dicetak jadi logam mulia, jadi perhiasan, dan digadai.

Adapun keunggulan dari Tabungan Emas adalah tersedia di seluruh outlet pegadaian, biaya administrasi dan pengelolaan ringan, nasabah dapat mentransfer ke rekening Tabungan Emas mulai dari 0,1 gram, dijamin kartase 24 karat, harga jual dan buyback kompetitif, buyback mulai 1 gram, hingga pembelian atau top-up mulai 0,01 gram atau sekitar Rp 7 ribuan saja.

Mau Investasi Jangka Panjang? Kenali Ragam Investasi Emas di Sini
(prf/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com