Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 07 Feb 2020 21:30 WIB

Investasi China ke Jawa Barat Terganjal Corona

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, bertemu dengan Ombudsman Jakarta Raya. Pertemuan itu untuk membahas penanganan limbah di Sungai Cileungsi. Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bercerita bahwa investasi dari China untuk pengembangan kawasan Cirebon-Patimban-Kertajati alias Rebana, di Jawa Barat terganjal virus corona.

Pria yang akrab disapa Kang Emil mengatakan bahwa investasi tertahan karena dirinya sulit berkomunikasi dengan pihak investor dari negeri tirai bambu. Dia bercerita kini pihaknya sedang membidik investor dari timur tengah.

"Ada (investasi) dari Tiongkok. Tapi saya tahan dulu karena isu corona ini membuat komunikasi jadi tertahan. Sekarang saya sedang menggeser ke timur tengah," ungkap Emil di kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta Pusat, Jumat (7/2/2020).

Dia melanjutkan bahwa pihaknya ingin kawasan Rebana cepat berkembang dan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi Jawa Barat. Untuk itu dia tidak ingin mengandalkan diri ke satu investor saja.

"Sehingga perkembangan Rebana yang jadi mesin pertumbuhan Jabar bisa secepatnya jalan tanpa mengandalkan ke salah satu investor," ungkap Emil.

Emil sendiri memperkirakan investasi yang terganjal dari China imbas virus corona jumlahnya mencapai puluhan triliun. Dia menyebut bisa mencapai Rp 30-40 triliun.

"Puluh-puluhan triliun lah kang. Kalau Rp 30-40 triliun mah ada," papar Emil.



Simak Video "Kasus WNI Positif Corona Kini Mencapai 309"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com