Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 10 Feb 2020 15:53 WIB

Corona 'Libas' Pariwisata RI, Ini Jurus Jokowi

Trio Hamdani - detikFinance
Ekonomi RI Dalam 7 Tahun Foto: Tim Infografis: Andhika Akbarayansyah
Jakarta -

Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Arif Budimanta menjelaskan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meminimalisir imbas virus Corona ke sektor pariwisata. Pasalnya wabah tersebut membuat jumlah turis asing di Indonesia anjlok, khususnya yang dari China.

Dia menjelaskan bahwa Presiden meminta aktivitas di daerah wisata ditingkatkan, misalnya dengan menggelar acara seperti pertemuan, insentif, konvensi, dan pameran (meeting, incentive, convention, and exhibition/MICE).

"Dalam bidang pariwisata arahannya misalnya mengaktifkan agar aktivitas-aktivitas MICE, meeting-meeting yang dilakukan oleh baik swasta ataupun pemerintah itu dapat diarahkan ke destinasi-destinasi atau pun wilayah-wilayah yang selama ini ketergantungan pertumbuhan ekonomi serta lapangan pekerjaannya datang dari sektor pariwisata seperti Bali," kata dia dalam Press Briefing di Wisma Negara, Jakarta Pusat (10/2/2020).

Menurutnya, Indonesia mau tidak mau harus melakukan antisipasi karena wabah virus corona mempengaruhi perekonomian Indonesia.

"Mau nggak mau kita juga harus antisipasi wabah virus corona. Misalnya dalam arahan Presiden dalam konteks Indonesia misalnya untuk merespons dampak perekonomian dari adanya perkembangan virus corona," jelasnya.

Jika tidak diantisipasi, dia menilai itu akan menyebabkan melemahnya ekonomi daerah yang bergantung dari sektor pariwisata.

"Ini bagian daripada kita untuk menolong pelemahan yang berpotensi akan timbul dari perekonomian wilayah yang datang dari pariwisata, contohnya seperti Bali tadi," tambahnya.



Simak Video "Kasus WNI Positif Corona Kini Mencapai 309"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com